Hubungan Durasi Berkendara dan Usia Terhadap Kejadian Nyeri Punggung Bawah pada Pengemudi Ojek Daring Laki-laki Kota Yogyakarta
Abstract
Latar Belakang : Nyeri punggung bawah (NPB) adalah sensasi nyeri yang terjadi
pada punggung bawah (T12-S1) yang disebabkan oleh adanya gangguan struktur
di area punggung bawah maupun penyebab yang belum jelas. Faktor pekerjaan
dapat menjadi risiko terjadinya NPB, salah satunya ojek daring yang dalam
beberapa tahun belakangan menjadi salah satu pekerjaan yang berkembang
seiring perkembangan teknologi. Pengemudi ojek daring sering menghabiskan
waktu yang lama mengendarai sepeda motor akibat tingginya kebutuhan
transportasi daring yang dinilai efektif. Durasi berkendara yang lama disertai
beberapa faktor lain seperti usia dapat menjadi faktor risiko terjadinya NPB pada
pengemudi ojek daring.
Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara durasi berkendara dan usia
terhadap kejadian NPB pada pengemudi ojek daring laki-laki di Kota Yogyakarta.
Metode Penelitian : Penelitian ini dilakukan pada pengemudi ojek daring laki-laki
di Kota Yogyakarta berusia antara 20 hingga 60 tahun yang meliputi 97 subjek
penelitian. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional yang
menggunakan data primer berupa kuesioner The Pain and Distress Scale yang
telah dimodifikasi dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia untuk
mengumpulkan data nyeri punggung bawah. Analisis statistik dua variabel
dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan hasil signifikansi p<0,05.
Hasil : Prevalensi NPB pada pengemudi ojek daring dengan durasi berkendara
lebih dari 7 jam 2,370 kali lebih tinggi dibandingkan prevalensi NPB pada
pengemudi ojek daring yang berkendara dengan durasi kurang dari 7 jam (PR:
2,370; 95% CI: 1,106-5,075) dan prevalensi NPB pada pengemudi ojek daring
yang berusia lebih dari atau sama dengan 40 tahun 2,446 kali lebih tinggi
dibandingkan prevalensi NPB pada pengemudi ojek daring yang berusia kurang
dari 40 tahun (PR: 2,446; 95% CI: 1,558-3,839).
Kesimpulan : Terdapat perbedaan yang signifikan antara kejadian NPB dengan
pengemudi ojek daring yang berkendara lebih dari 7 jam per hari dan pengemudi
ojek daring yang berkendara kurang dari 7 jam per hari (p=0,007) serta terdapat
perbedaan yang signifikan antara kejadian NPB dengan pengemudi ojek daring
yang berusia lebih dari atau sama dengan 40 tahun dan pengemudi ojek daring
yang berusia kurang dari 40 tahun (p=0,000).
Collections
- Medical Education [2934]
