Usulan Desain dengan Pendekatan Sirkular Ekonomi Menuju Keberlanjutan (Sustainability) Pada Rumah Pemotongan Ayam
Abstract
Rumah Pemotongan Ayam (RPA) merupakan sistem agroindustri yang menghasilkan
limbah samping berupa bulu, jeroan tidak layak konsumsi, dan darah ayam dalam jumlah
signifikan. Pengelolaan limbah RPA umumnya masih bersifat linear, sehingga
menyebabkan pemborosan sumber daya dan potensi pencemaran lingkungan. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang sistem pengelolaan limbah RPA berbasis
Material Flow Analysis (MFA) dan konsep circular economy dari perspektif Teknik
Industri untuk mendukung penerapan zero waste.Metode penelitian menggunakan MFA
untuk memetakan aliran material pada sistem ekonomi linear dan ekonomi circular. Hasil
analisis menunjukkan bahwa RPA menghasilkan limbah berupa bulu ayam sebesar 120
kg/hari, jeroan sebesar 160 kg/hari, dan darah ayam sekitar 200 ml per ekor. Pada sistem
ekonomi circular, limbah bulu dan jeroan dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ikan
lele, sedangkan limbah darah ayam dimanfaatkan sebagai nutrisi budidaya cacing sutera
sehingga tidak menghasilkan residu akhir. Evaluasi kinerja ekonomi menunjukkan bahwa
dengan input pakan 280 kg/hari dan nilai Feed Conversion Ratio (FCR) sebesar 1,2,
diperoleh produksi ikan lele sebesar 21.000 kg per siklus pemeliharaan. Sistem ini
menghasilkan pendapatan sebesar Rp302.400.000 dengan keuntungan bersih
Rp186.445.000 per siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan sistem dan
analisis aliran material dalam Teknik Industri mampu meningkatkan efisiensi
pemanfaatan sumber daya dan nilai ekonomi pada rumah pemotongan ayam.
Collections
- Industrial Engineering [2915]
