Permodalan, Persaingan, dan Stabilitas Perbankan dalam Sistem Perbankan Ganda Indonesia: Analisis Dinamis dan Nonlinier
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis secara empiris pengaruh permodalan dan
persaingan pasar terhadap stabilitas perbankan dalam konteks sistem perbankan ganda
Indonesia yang mencakup bank umum konvensional dan bank umum syariah. Stabilitas
perbankan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan sistem keuangan nasional,
terutama dalam menghadapi guncangan makroekonomi seperti krisis keuangan global
dan pandemi COVID-19. Meskipun rasio kecukupan modal (Capital Adequacy
Ratio/CAR) perbankan Indonesia menunjukkan tren peningkatan, dinamika stabilitas
tidak selalu bergerak searah, yang mengindikasikan adanya hubungan non-linier antara
modal, persaingan, dan risiko. Selain itu, struktur pasar yang oligopolistik serta
perbedaan karakteristik model bisnis, kontrak pembiayaan, dan profil risiko antara bank
konvensional dan syariah berpotensi menimbulkan heterogenitas dalam respons
stabilitas.
Penelitian ini mengintegrasikan capital buffer theory, quiet life hypothesis, serta
hipotesis competition-stability dan competition-fragility dalam satu kerangka konseptual
untuk menjelaskan bahwa modal berfungsi sebagai penyangga risiko hingga tingkat
optimal, sedangkan persaingan dapat meningkatkan efisiensi maupun mendorong
pengambilan risiko berlebih. Pendekatan kuantitatif eksplanatori digunakan dengan data
panel tingkat bank periode 2017-2023 yang mencakup fase pra-pandemi, krisis, dan
pemulihan ekonomi. Stabilitas diukur menggunakan Z-score, permodalan diproksi
dengan CAR dan kuadratnya untuk menguji non-linearitas, serta persaingan diproksi
dengan Lerner Index. Model diestimasi menggunakan panel dinamis dan non-linier
untuk mengatasi endogenitas, menangkap persistensi stabilitas, serta menguji efek
ambang dan interaksi antarvariabel.
Hasil menunjukkan bahwa permodalan berpengaruh positif signifikan terhadap
stabilitas hingga mencapai titik optimal, kemudian mengalami penurunan manfaat
marginal (pola inverted U-shape). Persaingan juga menunjukkan pengaruh non-linier, di
mana tingkat persaingan moderat meningkatkan stabilitas, sedangkan persaingan
ekstrem menambah risiko. Efektivitas modal terbukti bergantung pada struktur
persaingan, dan terdapat perbedaan respons signifikan antara bank konvensional dan
syariah. Temuan ini memberikan implikasi kebijakan berupa pentingnya kalibrasi modal
optimal, pengawasan berbasis struktur pasar, serta kebijakan
Collections
- Doctor of Economics [106]
Related items
Showing items related by title, author, creator and subject.
-
Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Konvensional dengan Perbankan Syariah di Indonesia
Annisawati Hary Setyaningtyas, 13311202 (Universitas Islam Indonesia, 2017-03-15)The purpose from the research is to find out some significant difference between Conventional Bank and Islamic Bank with CAMELS method see from the variable Capital (CAR), profitability (ROA & NIM), efficiency (NPL & ... -
Pengaruh Intellectual Capital Terhadap Capital Gain pada Perusahaan Asuransi dan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) (Studi Pada Perusahaan Asuransi dan Perbankan yang Terdaftar di BEI Periode 2010-2014)
Moch. Yanrianto Dwi P, 10312430 (Universitas Islam Indonesia, 2017-03-13)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Intellectual capital (Human Capital Structural Capital dan Customer Capital) yang diukur dengan metode VAIC berpengaruh terhadap capital gain. Pengumpulan data menggunakan ... -
PENGARUH TINGKAT KESEHATAN PERBANKAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE RISK BASED-BANK RATING (RBBR) TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2011-2015
Rizky Silvia Rosida, 13312006 (Universitas Islam Indonesia, 2017-04-10)This research aims to determine the effect of bank’s health on the stock price. Bank’s health measured by risk-based bank rating method (RBBR). There are factors of bank’s health which mention as risk profile factor’s ...
