Show simple item record

dc.contributor.authorPriciela, Chanaya Nur
dc.date.accessioned2026-05-30T03:39:29Z
dc.date.available2026-05-30T03:39:29Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/63075
dc.description.abstractLatar Belakang : Kesehatan mental di pedesaan dan kelompok rentan sering terabaikan, padahal WHO menekankan bahwa kesehatan mencakup kesejahteraan mental dan sosial. Pada erupsi Merapi yang berulang, penyintas mengalami tekanan lingkungan berkepanjangan, sementara perempuan pedesaan menjadi kelompok paling rentan karena faktor sosial budaya. Kerusakan layanan air dan sanitasi saat bencana menambah risiko psikologis, privasi, dan penyakit, yang berkaitan dengan meningkatnya gejala gangguan mental akibat keterbatasan WASH. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesehatan lingkungan dengan psychological well-being perempuan pedesaan di daerah rawan bencana Gunung Merapi. Metode : Penelitian kuantitatif desain cross-sectional dengan sampel 231 perempuan pedesaan di daerah rawan bencana Merapi yang diambil melalui clustered-random sampling. Instrumen berupa kuesioner diberikan dan data dianalisis dengan uji Chi-Square menggunakan SPSS 23.0. Hasil : Hasil penelitian bivariat menunjukkan tidak ditemukan adanya hubungan antara kesehatan lingkungan dengan psychologicall well-being perempuan pedesaan di daerah rawan bencana gunung merapi. Hal ini dibuktikan jika hasil uji keseluruhan variabel kesehatan lingkungan dengan nilai p > 0,05. Hasil penelitian multivariat menunjukkan apabila tidak terdapat hubungan siginifikan pada tiap-tiap faktor kesehatan lingkungan dengan psychologicall well-being perempuan pedesaan di daerah rawan bencana gunung merapi, hal ini dibuktikan dengan nilai p > 0,05 (sumber air minum 0,488 > 0,05 dst.). Pada hasil uji banding tiga kabupaten tidak ditemukan adanya perbedaan siginifikan diantara ketiga kabupaten. Simpulan : Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kesehatan lingkungan dengan psychological well-being perempuan pedesaan di daerah rawan bencana Gunung Merapi. Tidak adanya hubungan bermakna antara tiap- tiap faktor kesehatan lingkungan dengan psychologicall well-being perempuan pedesaan di daerah rawan bencana gunung merapi. Tidak ditemukan perbedaan siginfiikan antara tiga kabupaten dengan daerah rawan bencana Gunung Merapi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKesehatan Lingkunganen_US
dc.subjectPsychological Well-beingen_US
dc.subjectPerempuan Pedesaanen_US
dc.subjectGunung Merapien_US
dc.titleHubungan Kesehatan Lingkungan dengan Psychological Well-being Perempuan Pedesaan di Daerah Rawan Bencana Gunung Merapien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22711017


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record