• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Economic and Finance
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Economic and Finance
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Determinan Intensi Menunaikan Zis (Zakat, Infak, dan Sedekah) Melalui Layanan Digital Lazismu: Integrasi Teori TPB, Utaut, dan Faktor Kepercayaan

    Thumbnail
    View/Open
    21918010.pdf (5.112Mb)
    Date
    2026
    Author
    Huda, Eva Nurul
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Transformasi digital telah merevolusi lanskap filantropi Islam di Indonesia, termasuk dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Di tengah fenomena ini, LAZISMU menghadapi tantangan dalam mengonversi potensi muzakki menjadi pengguna aktif layanan digital. Kesenjangan antara ketersediaan teknologi dan adopsi aktual mengindikasikan bahwa faktor-faktor non-teknis memainkan peran yang lebih determinan dalam membentuk niat muzakki untuk menunaikan ZIS secara digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan yang memengaruhi intensi muzakki dalam menunaikan ZIS melalui layanan digital LAZISMU dengan mengintegrasikan kerangka Theory of Planned Behavior (TPB), Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT), dan faktor kepercayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan dari 253 responden muzakki LAZISMU yang menunaikan ZIS melalui layanan digital LAZISMU menggunakan teknik Convenience Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur dengan skala Likert 5 poin yang telah divalidasi. Analisis data menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 hipotesis yang diuji, 7 hipotesis dinyatakan diterima. Kepercayaan terbukti sebagai prediktor terkuat terhadap sikap diikuti oleh performance expectancy, subjective norm, dan perceived behavioral control. Sikap terbukti menjadi prediktor terkuat terhadap intensi, sementara kepercayaan juga berpengaruh langsung terhadap intensi. Pembentukan sikap positif merupakan mekanisme psikologis kunci yang tidak dapat diabaikan dalam mengonversi persepsi dan keyakinan muzakki menjadi niat perilaku nyata. Kepercayaan institusional menjadi fondasi utama yang menopang adopsi teknologi filantropi digital, melampaui pentingnya faktor-faktor teknis seperti kemudahan penggunaan atau ketersediaan infrastruktur. Dalam konteks ibadah maliah yang bersifat value- laden, kepercayaan terbukti lebih determinan dibandingkan kecanggihan teknologi. Temuan bahwa faktor-faktor teknis tidak berpengaruh langsung terhadap intensi mengindikasikan terjadinya pergeseran paradigma dari technology-centric menuju value-centric dalam adopsi layanan digital zakat. Implikasi praktis bagi manajemen LAZISMU adalah bahwa strategi digitalisasi harus memprioritaskan upaya sistematis membangun dan mempertahankan kepercayaan melalui transparansi real-time, audit eksternal independen, komunikasi dampak program yang terukur, dan pemanfaatan struktur sosial persyarikatan Muhammadiyah sebagai opinion leaders.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63032
    Collections
    • Master of Economic and Finance [145]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV