Show simple item record

dc.contributor.authorFaroby, Dardena Betarania
dc.date.accessioned2026-05-29T01:47:44Z
dc.date.available2026-05-29T01:47:44Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/63017
dc.description.abstractTujuan perkawinan berdasarkan amanat Undang-undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 adalah membentuk keluarga atau rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Sehingga aturan hukum keluarga Islam dianggap perlu untuk menegaskan asas mempersukar perceraian. Surat Edaran mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2023, yang merupakan hasil rapat pleno kamar agama memberikan penambahan unsur baru agar dapat dikabulkan permohonan perceraian dengan alasan antara suami dan istri sering terjadi perselisihan dan pertengkaran terus menerus harus diikuti dengan minimal pisah tempat tinggal selama 6 bulan. Penilitian ini berupa penilitian kualitatif dengan sifat analisis deskriptif dengan menganilasi penerapan secara khusus bagaimana implementasi Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2023 pada Pengadilan Agama Barru, pengumpulan data dilaksanakan dengan studi pustaka berupa data laporan, putusan, dan kajian pustaka lainnya serta wawancara dengan 2 orang Hakim Pengadilan Agama Barru dilaksanakan pada tanggal 18 Juni 2025, untuk memperoleh informasi khususnya pada pertimbangan Hakim dalam kasus perceraian dan bagaimana maqasid syariah memandang aturan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2023. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa sejak diterbitkannya aturan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2023, telah dipedomani oleh Hakim Pengadilan Agama Barru sebagai bahan pertimbangan putusan, selain itu adanya Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2023 telah menyelaraskan pandangan Hakim mengenai batas minimal unsur rumah tangga sering terjadi perselisihanen_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectCeraien_US
dc.subjectPertengkaranen_US
dc.subjectMaqasid Syariahen_US
dc.titleAnalisis Implementasi Sema Nomor 3 Tahun 2023 Terhadap Pemenuhan Asas Mempersulit Perceraian Perspektif Maqasid Syariah (Studi Kasus Pada Pengadilan Agama Barru)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21913088


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record