• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Implementasi Sema Nomor 3 Tahun 2023 Terhadap Pemenuhan Asas Mempersulit Perceraian Perspektif Maqasid Syariah (Studi Kasus Pada Pengadilan Agama Barru)

    Thumbnail
    View/Open
    21913088.pdf (2.951Mb)
    Date
    2026
    Author
    Faroby, Dardena Betarania
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tujuan perkawinan berdasarkan amanat Undang-undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 adalah membentuk keluarga atau rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Sehingga aturan hukum keluarga Islam dianggap perlu untuk menegaskan asas mempersukar perceraian. Surat Edaran mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2023, yang merupakan hasil rapat pleno kamar agama memberikan penambahan unsur baru agar dapat dikabulkan permohonan perceraian dengan alasan antara suami dan istri sering terjadi perselisihan dan pertengkaran terus menerus harus diikuti dengan minimal pisah tempat tinggal selama 6 bulan. Penilitian ini berupa penilitian kualitatif dengan sifat analisis deskriptif dengan menganilasi penerapan secara khusus bagaimana implementasi Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2023 pada Pengadilan Agama Barru, pengumpulan data dilaksanakan dengan studi pustaka berupa data laporan, putusan, dan kajian pustaka lainnya serta wawancara dengan 2 orang Hakim Pengadilan Agama Barru dilaksanakan pada tanggal 18 Juni 2025, untuk memperoleh informasi khususnya pada pertimbangan Hakim dalam kasus perceraian dan bagaimana maqasid syariah memandang aturan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2023. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa sejak diterbitkannya aturan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2023, telah dipedomani oleh Hakim Pengadilan Agama Barru sebagai bahan pertimbangan putusan, selain itu adanya Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2023 telah menyelaraskan pandangan Hakim mengenai batas minimal unsur rumah tangga sering terjadi perselisihan
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/63017
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1824]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV