Pengaruh Strategi Pengelolaan Keuangan dan Aset terhadap Efektivitas Operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Bpbd) Sulawesi Tengah
Abstract
Kajian ini didasari oleh signifikansi tata kelola keuangan dan aset dalam menunjang
kinerja operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah
yang memiliki peran strategis dalam mitigasi, kesiapsiagaan, respons tanggap darurat, dan
pemulihan pascabencana. Tujuan kajian ini adalah menganalisis strategi tata kelola
keuangan dan aset, mengevaluasi dampaknya terhadap kinerja operasional, serta
mengidentifikasi hambatan dan solusi yang tepat.Kajian menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi,
wawancara, dan kuesioner kepada pegawai BPBD bagian keuangan dan aset. Analisis data
menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan regresi linear berganda untuk mengukur
dampak variabel independen terhadap kinerja operasional.Hasil kajian menunjukkan
realisasi anggaran BPBD tahun 2024 mencapai 89–100% untuk sebagian besar program,
meskipun beberapa kegiatan masih rendah seperti penataan sistem dasar penanggulangan
bencana yang hanya 38%. Aset tetap mendominasi dengan nilai buku Rp19,6 miliar,
terutama pada kategori peralatan dan mesin. Hasil uji regresi menunjukkan nilai R2 sebesar
0,817, yang berarti 81,7% kinerja operasional dipengaruhi oleh strategi tata kelola
keuangan dan aset, sedangkan 18,3% dipengaruhi faktor lain. Kesimpulan kajian
menunjukkan bahwa strategi tata kelola keuangan dan aset berpengaruh signifikan terhadap
kinerja operasional BPBD. Kendala seperti keterbatasan SDM, sistem informasi yang
belum optimal, dan realisasi anggaran rendah pada beberapa kegiatan perlu diatasi melalui
peningkatan kapasitas SDM, pemanfaatan teknologi informasi, dan perbaikan mekanisme
perencanaan anggaran.
Collections
- Accounting [5040]
