• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Faktor yang Memengaruhi Tingkat Pemberian Trombolitik pada Pasien Stroke Iskemik Akut di Rsud Kabupaten Buleleng

    Thumbnail
    View/Open
    24924015.pdf (4.946Mb)
    Date
    2026
    Author
    Lisnawati, Retno
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Stroke iskemik merupakan penyebab utama kecacatan dan kematian di dunia. Terapi trombolitik intravena (IVT) terbukti efektif meningkatkan luaran fungsional pada pasien stroke iskemik bila diberikan <4,5 jam sejak onset gejala. Namun demikian, angka pemberian IVT di Indonesia masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian terapi trombolitik serta hubungannya dengan luaran terapi pasien stroke iskemik akut di RSUD Kabupaten Buleleng. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien stroke iskemik akut yang dirawat di RSUD Kabupaten Buleleng tahun 2024. Data yang dikumpulkan meliputi faktor sosiodemografi, klinis dan aksesibilitas yang dianalisis menggunakan regresi logistik binomial dan Fisher exact test. Hasil: Sebanyak 518 pasien memenuhi kriteria untuk dimasukan dalam penelitian ini, 119 pasien memenuhi kategori eligible untuk mendapatkan terapi IVT. Namun demikian, hanya 13 pasien yang menerima IVT, yaitu 2,51% dari seluruh pasien atau 10,92% dari pasien yang eligible. Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa hasil CT scan merupakan satu-satunya faktor yang berhubungan signifikan dengan IVT (p=0,007). Wawancara dengan tenaga medis menunjukkan bahwa prehospital delay (PHD) dan perbedaan clinical judgment antar Dokter Penanggungjawab Pasien (DPJP) menjadi hambatan utama dalam pelaksanaan IVT. Analisis Fisher exact test menunjukkan tidak terdapat perbedaan luaran terapi jangka pendek antara pasien yang mendapatkan dan tidak mendapatkan IVT (p=0,899). Kesimpulan: Tingkat pemberian IVT untuk pasien stroke iskemik di RSUD Kabupaten Buleleng masih rendah (2,51%) dan hasil CT scan menunjukan hubungan dengan pemberian IVT. PHD dan clinical judgment merupakan faktor lain yang berkontribusi terhadap rendahnya pemberian IVT.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62864
    Collections
    • Pharmacy [1885]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV