| dc.description.abstract | Penilaian kesegaran buah secara akurat masih menjadi tantangan karena
metode manual bersifat subjektif, sementara pendekatan image processing
konvensional umumnya terbatas pada klasifikasi citra ke dalam kelas diskrit.
Penelitian ini mengusulkan kerangka kerja deep learning berbasis YOLOv11 yang
dimodifikasi untuk melakukan estimasi kesegaran buah Pisang Cavendish secara
kontinu, termasuk prediksi sisa waktu menuju pembusukan serta estimasi
kandungan glukosa total dan kalium berdasarkan citra visual, disertai interval
kepercayaan.Berbeda dengan sistem deteksi objek standar, YOLOv11 dimodifikasi
agar mampu melakukan agregasi probabilistik confidence multi-frame
menggunakan sliding window, sehingga menghasilkan estimasi waktu pembusukan
kontinu hingga resolusi menit pada kondisi penyimpanan suhu ruang dan suhu
kulkas. Estimasi dinyatakan dalam bentuk nilai rata-rata serta batas bawah dan
batas atas untuk merepresentasikan ketidakpastian prediksi. Estimasi kandungan
glukosa dan kalium dilakukan secara kuantitatif dengan memodelkan hubungan
nonlinier antara tingkat kematangan visual dan perubahan nutrisi. Untuk
memperoleh metode pemodelan yang paling sesuai, penelitian ini melakukan
perbandingan tiga metode interpolasi yaitu interpolasi linear, cubic spline, dan
Piecewise Cubic Hermite Interpolating Polynomial (PCHIP). Hasil perbandingan
menunjukkan bahwa PCHIP memberikan estimasi paling stabil dan konsisten
secara biologis, sehingga dipilih sebagai metode interpolasi utama dalam sistem.
Hasil evaluasi menunjukkan kinerja deteksi yang sangat baik dengan Precision
95,86%, Recall 97,29%, F1-Score 96,57%, mAP@50 98,93%, dan mAP@50–95
85,43%. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan computer vision di bidang
pertanian dan pangan melalui pendekatan deteksi visual yang kuantitatif, kontinu,
dan uncertainty-aware. | en_US |