Analisis Efektivitas Pelaksanaan Probity Audit dalam Mencegah Kecurangan Pengadaan Barang dan Jasa (Studi pada Inspektorat Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta)
Abstract
Kasus fraud yang sering terjadi di Indonesia adalah fraud di bidang pengadaan barang dan jasa. Dengan berbagai upaya pemerintah untuk meminimalisir terjadinya fraud dalam proses pengadaan barang dan jasa dengan menerapkan probity audit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan probity audit dalam mencegah terjadinya fraud pengadaan barang dan jasa dan mengetahui aspek dominan yang menghambat pelaksanaan probity audit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Inspektorat Provinsi DKI Jakarta dipilih karena telah melaksanakan probity audit sejak tahun 2016. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara semiterstruktur terhadap partisipan, serta telaah dokumen yang berkaitan dengan penelitian ini. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari sebelas orang yaitu Inspektur Pembantu Bidang Pembangunan Inspektorat Provinsi DKI Jakarta, dua orang Ketua Tim probity audit, dan delapan orang anggota probity audit. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pelaksanaan probity audit oleh Inspektorat Provinsi DKI Jakarta tahun 2016 belum optimal. Hal tersebut dikarenakan Inspektorat masih menggunakan sampling data dan belum melakukan keseluruhan tahap probity audit. Pelaksanaan probity audit dapat memncegah terjadinya fraud dalam pengadaan konstruksi, karena melakukan monitoring secara real time. Kemudian, aspek yang dominan dalam menghambat pelaksanaan probity audit adalah keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan anggaran, keterbatasan kompetensi auditor, keterbatasan waktu, dan keterbatasan sarana dan prasarana, serta dokumen kurang lengkap.
Collections
- Master of Accountancy [314]
