| dc.description.abstract | Shalat adalah ibadah pokok dalam Islam yang tidak hanya memiliki dimensi
ritual, tetapi juga berperan dalam pembentukan karakter individu. Realitanya shalat
masih dijalankan sebatas kewajiban formal tanpa mendalam. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis makna shalat bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam
Universitas Islam Indonesia, peran shalat dalam pembentukan karakter serta faktor
yang memengaruhi penghayatan shalat dalam kehidupan sehari-hari.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis
penelitian studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa PAI UII.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan total tujuh
mahasiswa dan menggunakan triangulasi untuk keabsahan datanya. Teknik Analisis
data menggunakan model Miles Huberman dan Saldana yang dilakukan dengan teknik
analisis Interaktif dengan tahapan pengumpulan data, penyajian data, kondensasi
data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa shalat dimaknai mahasiswa sebagai
sarana tarbiyah ruhaniyah yang memberikan ketenangan batin, pengendalian diri, dan
refleksi personal. Praktik shalat yang dijalankan secara konsisten membantu
mahasiswa dalam membentuk karakter. Sementara, mahasiswa yang belum menjaga
konsistensi shalat belum merasakan pembentukan karakter yang menyeluruh.
Penelitian ini mengungkap keterkaitan antara penghayatan shalat, lingkungan kampus
religius, dan integrasi nilai, ilmu, dan amal dalam pembentukan karakter mahasiswa. | en_US |