Analisis Tata Kelola Terhadap Kinerja Sosial pada Bank Syariah di Asia Tenggara
Abstract
Penelitian menganalisis pengaruh mekanisme tata kelola terhadap kinerja sosial
bank syariah di Asia Tenggara, mengingat masih terbatasnya kajian empiris yang
mengintegrasikan tata kelola, kinerja sosial, dan konteks sosial negara dalam satu
kerangka analisis. Kinerja sosial bank syariah diukur berdasarkan empat tema kontribusi,
yaitu kontribusi terhadap pembangunan ekonomi, masyarakat, pemangku kepentingan,
dan pengembangan sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan data panel dari 25
bank syariah di Asia Tenggara selama periode 2021–2024 dengan total 100 observasi.
Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Random
Effect Model (REM), dengan memasukkan ukuran perusahaan dan komposisi penduduk
mayoritas Muslim sebagai variabel kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dewan
direksi dan dewan pengawas syariah tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja sosial
bank syariah. Dewan komisaris berpengaruh negatif, sedangkan komite audit
berpengaruh positif dan signifikan. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan,
sementara bank syariah di negara mayoritas Muslim cenderung memiliki kinerja sosial
yang lebih tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja sosial bank syariah lebih
dipengaruhi oleh efektivitas mekanisme pengawasan internal serta konteks sosial negara
tempat bank beroperasi.
Collections
- Master of Accountancy [314]
