| dc.description.abstract | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi implementasi prosedur pencatatan
penerimaan dan pengeluaran kas di Divisi Keuangan PT Jasa Raharja dan untuk
menganalisis sejauh mana prosedur tersebut mendukung keakuratan dan keandalan
penyajian laporan keuangan. Sebagai perusahaan milik negara yang mengelola dana
publik, perusahaan diharuskan untuk menjaga standar akuntabilitas, transparansi, dan
pengendalian internal yang tinggi dalam mengelola transaksi kas. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilakukan dalam lingkungan alami di
Divisi Keuangan. Data primer dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara
semi-terstruktur dengan personel keuangan, dan keterlibatan praktis selama masa
magang. Data sekunder diperoleh dari dokumen perusahaan, termasuk laporan keuangan,
buku kas, catatan transaksi, dan prosedur operasi standar, serta literatur akuntansi yang
relevan. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan untuk menilai apakah prosedur yang diimplementasikan secara efektif
mendukung pelaporan keuangan yang akurat dan pengendalian internal yang memadai.
Temuan menunjukkan bahwa prosedur penerimaan dan pengeluaran kas telah
diimplementasikan sesuai dengan prosedur operasi standar dan prinsip akuntansi yang
telah ditetapkan. Transaksi didukung oleh verifikasi dokumen, voucher bernomor urut,
otorisasi bertingkat, rekonsiliasi bank, dan pencatatan dalam sistem Perencanaan Sumber
Daya Perusahaan (ERP). Dominasi transaksi non-tunai melalui Sistem Manajemen Kas
meningkatkan transparansi dan mengurangi risiko penyelewengan. Namun, beberapa
kendala telah diidentifikasi, termasuk keterlambatan dalam pengajuan dokumen,
ketergantungan pada verifikasi manual, perbedaan rekonsiliasi, dan kesalahan manusia
sesekali dalam input jurnal. | en_US |