Show simple item record

dc.contributor.authorFebriansyah
dc.date.accessioned2026-05-20T02:43:13Z
dc.date.available2026-05-20T02:43:13Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62747
dc.description.abstractKebiasaan belajar merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam pencapaian hasil belajar mahasiswa di perguruan tinggi. Namun realitanya, masih ditemukan mahasiswa yang menerapkan kebiasaan belajar tidak teratur, khususnya dengan melakukan cramming (sistem kebut semalam), yaitu belajar secara intensif dalam waktu singkat menjelang ujian. Tingginya praktik cramming dikhawatirkan berdampak pada kualitas hasil belajar mahasiswa yang tidak hanya terbatas pada aspek kognitif, tetapi juga mencakup aspek afektif dan psikomotor. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebiasaan belajar cramming terhadap hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Indonesia angkatan 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan spesifik penelitian inferensial. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah convenience sampling. Dalam penelitian ini mempunyai dua variabel, yakni kebiasaan belajar cramming sebagai variabel independen dan hasil belajar mahasiswa sebagai variabel dependen. Subjek penelitian adalah mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Indonesia angkatan 2021 dengan jumlah sampel sebanyak 65 responden dari 100% populasi langsung. Instrumen penelitian ini memanfaatkan angket skala Likert versi frekuensi verbal yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier sederhana dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 29 for Windows. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa Kebiasaan belajar cramming terbukti ada pengaruh negatif dan signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa Prodi PAI UII angkatan 2021, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,032 < 0,05 serta nilai t hitung 2,191 > t tabel 1,988. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi dilakukan kebiasaan cramming, semakin menurunkan capaian hasil belajar mahasiswa. Besaran pengaruh kebiasaan cramming terhadap hasil belajar sebesar 7,1%, sementara 92,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian, baik faktor internal maupun eksternal, seperti motivasi, gaya belajar, kondisi fisik dan psikis, lingkungan belajar, dukungan sosial, metode pembelajaran, efikasi diri, serta faktor-faktor lainnya.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKebiasaan Belajaren_US
dc.subjectCrammingen_US
dc.subjectHasil Belajaren_US
dc.subjectMahasiswaen_US
dc.titlePengaruh Kebiasaan Belajar Crammiing Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Indonesia Angkatan 2021en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21422139


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record