Show simple item record

dc.contributor.authorDamaris, Raya Raditya
dc.date.accessioned2026-05-20T02:01:18Z
dc.date.available2026-05-20T02:01:18Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62732
dc.description.abstractLatar belakang: glaukoma merupakan salah satu penyebab utama kebutaan permanen di dunia yang ditandai oleh kerusakan saraf optik progresif dengan peningkatan tekanan intraokular (TIO) sebagai faktor risiko utama yang dapat dimodifikasi. Penurunan TIO merupakan strategi utama dalam tatalaksana glaukoma untuk mencegah progresivitas penyakit. Namun, pada banyak pasien, monoterapi tidak cukup untuk mencapai target TIO sehingga diperlukan terapi kombinasi. Kombinasi brimonidine dan timolol menjadi salah satu pilihan yang bekerja secara sinergis melalui penurunan aqueous humor dan peningkatan aliran keluar uveoskleral. Metode: Penelitian ini merupakan scoping review yang disusun berdasarkan pedoman PRISMA-ScR. Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, dan Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2015-2025. Artikel yang disertakan merupakan penelitian original research berbahasa Inggris atau Indonesia yang membahas mengenai efektivitas kombinasi brimonidine dan timolol dalam menurunkan tekanan intraokukar pada pasien glaukoma. Proses seleksi dilakukan melalui tahapan identifikasi, skrining, evaluasi full text, ekstraksi data, dan sintesis hasil secara deskriptif. Hasil: Dari total 935 artikel yang teridentifikasi,s ebanyak 6 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Seluruh penelitian menunjukkan bahwa kombinasi brimondine dan timolol efektif menurunkan tekanan intraokular secara signifikan dibandingkan monoterapi maupun memiliki efektivitas yang setara dengan kombinasi terapi lain. Penurunan TIO yang diperoleh berkisar 3-11 mmHg dengan onset kerja yang relatif cepat serta profil kemanan dan tolerabilitas yang baik. Selain itu, sediaan kombinasi tetap berpotensi meningkatkan kepatuhan pasien terhadap terapi. Simpulan: Terapi kombinasi brimonidine dan timolol terbukti efektif dan aman dalam menurunkan tekanan intraokularpada pasien glaukoma. Kombinasi ini dapat dipertimbangkan sebagai pilihan terapi yang optimal, terutama pada pasien yang membutuhkan kontrol tekanan intraokular yang lebih baik.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectGlaukomaen_US
dc.subjectTekanan Intraokularen_US
dc.subjectBrimonidineen_US
dc.subjectTimololen_US
dc.subjectTerapi Kombinasien_US
dc.titleEfektivitas Terapi Kombinasi Brimonidine dan Timolol Pada Glaukoma : A Scoping Reviewen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22711121


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record