Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Tahun 2019-2023
Abstract
Penyerapan tenaga kerja pada sektor Usaha Mikro dan Kecil di Daerah Istimewa
Yogyakarta menunjukkan fluktuasi yang berdampak pada kesejahteraan
masyarakat dan kesempatan kerja. Masalah yang muncul adalah
ketidakseimbangan antara pertumbuhan jumlah UMKM, kebijakan upah minimum,
dan pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap penyerapan
tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah UMKM,
upah minimum, dan PDRB terhadap penyerapan tenaga kerja pada sektor UMKM
di lima kabupaten/kota DIY selama periode 2019–2023. Penelitian menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS),
khususnya publikasi Profil Industri Mikro dan Kecil, dan dianalisis menggunakan
regresi data panel dengan model Random Effect untuk menguji pengaruh variabel
independen terhadap penyerapan tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa jumlah UMKM berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan
tenaga kerja, sedangkan upah minimum dan PDRB tidak berpengaruh signifikan,
meskipun upah minimum memiliki koefisien negatif. Secara simultan, ketiga
variabel independen berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja,
dengan nilai R-Squared sebesar 0,9072, yang menunjukkan bahwa 90,72%
variabilitas penyerapan tenaga kerja dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut.
Penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi
penyerapan tenaga kerja di sektor UMKM DIY dan dapat menjadi acuan bagi
kebijakan peningkatan kesempatan kerja dan pengembangan UMKM.
Collections
- Islamic Economics [1147]
