Show simple item record

dc.contributor.authorNullah, Wildan Ridwan
dc.date.accessioned2026-05-19T04:09:50Z
dc.date.available2026-05-19T04:09:50Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62709
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio permodalan (Capital Adequacy Ratio/CAR), likuiditas (Financing to Deposit Ratio/FDR), dan efisiensi operasional (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional/BOPO) terhadap Pertumbuhan Laba pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2022–2024, yang terdiri dari Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Muamalat Indonesia, dan Bank BTPN Syariah. Periode penelitian ini dipilih karena mencerminkan fase pemulihan dan stabilisasi industri perbankan syariah pasca pandemi serta meningkatnya persaingan dan transformasi digital dalam sektor keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel berdasarkan data sekunder laporan keuangan triwulanan. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa CAR berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba, sedangkan FDR berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan laba. Hal ini mengindikasikan bahwa kecukupan modal dan tingkat penyaluran pembiayaan belum menjadi faktor dominan dalam mendorong peningkatan laba secara langsung selama periode penelitian. Berbeda dengan kedua variabel tersebut, BOPO terbukti berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba, yang menunjukkan bahwa efisiensi operasional merupakan faktor yang lebih menentukan dalam meningkatkan kinerja laba bank syariah. Secara simultan, CAR, FDR, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Namun demikian, nilai Adjusted R-squared sebesar 11,40% menunjukkan bahwa variabel-variabel tersebut hanya mampu menjelaskan sebagian kecil variasi pertumbuhan laba, sehingga masih terdapat faktor lain di luar model yang memengaruhi kinerja laba Bank Umum Syariah. Temuan ini menegaskan bahwa dalam periode 2022–2024, aspek efisiensi operasional menjadi faktor yang lebih berperan dalam mendorong pertumbuhan laba dibandingkan aspek permodalan dan likuiditas.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectCARen_US
dc.subjectFDRen_US
dc.subjectBOPOen_US
dc.subjectPertumbuhan Labaen_US
dc.subjectBank Umum Syariahen_US
dc.titlePengaruh CAR, FDR dan BOPO Terhadap Pertumbuhan Laba pada Bank Umum Syariah Periode Tahun 2022-2024en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20423148


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record