• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Faktor Risiko Kejadian Dermatitis Kontak Iritan Pada Karyawan Industri Pabrik Beras di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu

    Thumbnail
    View/Open
    22711030.pdf (2.470Mb)
    Date
    2026
    Author
    Maulannisa, Heny
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Dermatitis kontak iritan (DKI) merupakan salah satu penyakit kulit akibat kerja yang paling sering ditemukan, terutama pada sektor industri pertanian. Karyawan pabrik beras berisiko tinggi mengalami DKI akibat paparan berulang terhadap debu padi, sekam, silika, pestisida, serta kontaminan lainnya selama proses penggilingan beras. Selain faktor lingkungan kerja, faktor individu seperti penggunaan alat pelindung diri (APD) dan personal hygiene juga berperan dalam terjadinya DKI. Tujuan: Mengetahui hubungan antara penggunaan alat pelindung diri (APD) dan personal hygiene terhadap kejadian dermatitis kontak iritan pada karyawan pabrik beras di Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang didukung oleh observasi kelainan kulit melalui dokumentasi foto, yang selanjutnya dikonsultasikan kepada dokter spesialis kulit dan kelamin. Penelitian ini melibatkan karyawan industri pabrik beras yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan distribusi masing-masing variabel. Selanjutnya, analisis bivariat uji Chi-Square dilakukan untuk menilai hubungan antara penggunaan alat pelindung diri (APD) terhadap kejadian dermatitis kontak iritan (DKI) dan uji alternatif Fisher Exact untuk menilai hubungan antara personal hygiene terhadap kejadian (DKI). Hasil: Analisis antara personal hygiene terhadap kejadian dermatitis kontak iritan memiliki p-value sebesar 0,007 (OR= 7,98 CI= 1,62-39,3). Sedangkan, pada analisis penggunaan APD terhadap kejadian dermatitis kontak iritan memiliki p- value sebesar 0,947 (OR= 0,96 CI= 0,27-3,38). Kesimpulan: Pada penelitian yang telah dilakukan pada 97 responden terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene terhadap kejadian dermatitis kontak iritan (DKI) pada karyawan industri pabrik beras Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu. Sebaliknya, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan APD terhadap kejadian DKI pada karyawan industri pabrik beras Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62706
    Collections
    • Medical Education [2953]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV