Show simple item record

dc.contributor.authorMulyanto, Arif Dwi
dc.date.accessioned2026-05-19T01:54:49Z
dc.date.available2026-05-19T01:54:49Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62694
dc.description.abstractProses produksi AMDK DAXU di PDAM Tirta Sembada menghadapi permasalahan pengendalian kualitas, khususnya pada produk cup 240 ml yang menunjukkan tingkat cacat melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 2%, dengan rata-rata cacat selama enam bulan mencapai 2,7%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian risiko (risk event) dan penyebab risiko (risk agent), serta menentukan strategi mitigasi yang tepat. Metode House of Risk (HOR) digunakan sebagai pendekatan analisis manajemen risiko. Hasil identifikasi menunjukkan terdapat 13 risk event dan 13 risk agent. Analisis HOR fase 1 menghasilkan empat risk agent prioritas, yaitu kurangnya pemeliharaan mesin secara berkala, ketidakstabilan tekanan air pada mesin filler, banyaknya pesanan dalam waktu singkat, serta kurangnya ketelitian operator dalam pengaturan volume filling. Selanjutnya, HOR fase 2 menghasilkan 10 strategi mitigasi yang difokuskan pada aspek pemeliharaan mesin, pengendalian proses produksi, peningkatan kompetensi operator, dan pengelolaan produksi yang lebih fleksibel. Penerapan strategi mitigasi ini diharapkan mampu menurunkan tingkat cacat produk dan meningkatkan efisiensi proses produksi AMDK.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAMDKen_US
dc.subjectHouse of Risken_US
dc.subjectRisikoen_US
dc.subjectMitigasien_US
dc.titleAnalisis Manajemen Risiko pada Proses Produksi AMDK Daxu menggunakan Metode House Of Risk (Studi Kasus : PDAM Tirta Sembada)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20522099


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record