Analisis Manajemen Risiko pada Proses Produksi AMDK Daxu menggunakan Metode House Of Risk (Studi Kasus : PDAM Tirta Sembada)
Abstract
Proses produksi AMDK DAXU di PDAM Tirta Sembada menghadapi permasalahan
pengendalian kualitas, khususnya pada produk cup 240 ml yang menunjukkan tingkat cacat
melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 2%, dengan rata-rata cacat selama enam bulan
mencapai 2,7%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian risiko (risk event) dan
penyebab risiko (risk agent), serta menentukan strategi mitigasi yang tepat. Metode House of
Risk (HOR) digunakan sebagai pendekatan analisis manajemen risiko. Hasil identifikasi
menunjukkan terdapat 13 risk event dan 13 risk agent. Analisis HOR fase 1 menghasilkan
empat risk agent prioritas, yaitu kurangnya pemeliharaan mesin secara berkala, ketidakstabilan
tekanan air pada mesin filler, banyaknya pesanan dalam waktu singkat, serta kurangnya
ketelitian operator dalam pengaturan volume filling. Selanjutnya, HOR fase 2 menghasilkan 10
strategi mitigasi yang difokuskan pada aspek pemeliharaan mesin, pengendalian proses
produksi, peningkatan kompetensi operator, dan pengelolaan produksi yang lebih fleksibel.
Penerapan strategi mitigasi ini diharapkan mampu menurunkan tingkat cacat produk dan
meningkatkan efisiensi proses produksi AMDK.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
