| dc.description.abstract | Latar belakang: Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) merupakan kelompok
dewasa muda yang rentan mengalami perubahan gaya hidup akibat tuntutan
akademik yang tinggi. Kondisi ini dapat memengaruhi status gizi, aktivitas fisik,
dan kualitas tidur yang berperan penting dalam menjaga kesehatan serta
menunjang prestasi akademik.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan status
gizi, aktivitas fisik, dan kualitas tidur mahasiswa FK pada awal dan akhir blok ketiga
di semester 1
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain
longitudinal menggunakan metode survei observasional. Subjek penelitian adalah
68 mahasiswa yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Status gizi diukur
menggunakan indeks massa tubuh (IMT), aktivitas fisik dengan International
Physical Activity Questionnaire–Short Form (IPAQ-SF), dan kualitas tidur dengan
Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dilakukan secara univariat dan
bivariat menggunakan Uji Wilcoxon.
Hasil: Rerata IMT cenderung meningkat dari 22,60 ± 5,25 kg/m2 menjadi 22,68 ±
5,33 kg/m2, namun tidak bermakna secara statistik (p = 0,334). Aktivitas fisik
cenderung menurun dari 2132,99 ± 2480,03 MET-menit/minggu menjadi 2005,32
± 1795,86 MET-menit/minggu namun tidak signifikan (p = 0,484). Kualitas tidur
menunjukkan penurunan yang bermakna dengan peningkatan skor PSQI (p =
0,005).
Simpulan: Selama periode pengamatan satu bulan, terdapat perubahan kualitas
tidur pada awal dan akhir blok ketiga di semester 1. Perubahan IMT cenderung
meningkat dan aktivitas fisik cenderung menurun. Upaya promotif dan preventif
diperlukan untuk menjaga keseimbangan gaya hidup mahasiswa. | en_US |