• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Multitasking Digital dengan Depresi Pada Remaja: A Scoping Review

    Thumbnail
    View/Open
    22711201.pdf (2.284Mb)
    Date
    2026
    Author
    Ghaitsa, Embun Ghina
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Multitsking digital merupakan fenomena yang sangat umum di era digital, yang mana mendefinisikan perilaku penggunaan sekurang-kurangnya satu media pada dua atau lebih tugas pada waktu yang bersamaan. Multitasking digital dapat memberikan dampak positif maupun negatif, salah satu dampak negatifnya adalah depresi, khususnya pada remaja. Tujuan: Memetakan bukti yang ada terkait hubungan multitasking digital dengan depresi pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan metode scoping review yang mengadaptasi panduan Reporting Items for Scoping Reviews (PRISMA-ScR) untuk menganalisis artikel ilmiah yang diambil dari berbagai database seperti PubMed, Google Scholar, ScienceDirect, dan Springer Link dengan kriteria publikasi pada tahun 2015-2025, berbahasa Inggris atau Indonesia, serta original article. Proses seleksi dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu, identifikasi, skrining, eligibilitas, dan inklusi. Selanjutnya artikel inklusi dianalisis lebih menggunakan tabel ekstraksi data. Hasil: Temuan artikel sebanyak dua studi yang memenuhi kriteria inklusi menggunakan desain cross-sectional. Hasil telaah menunjukkan bahwa multitasking digital berkaitan dengan peningkatan gejala depresi, baik secara langsung maupun melalui mekanisme tidak langsung seperti stress digital. Namun, hubungan tersebut belum dapat diinterpretasikan sebagai hubungan sebab-akibat karena studi-studi tersebut menggunakan desain cross-sectional. Jenis kelamin ditemukan tidak ada perbedaan signifikan pada hubungan tersebut, sedangkan pada usia ditemukan ketidakkonsistenan hasil. Pengawasan orang tua berperan sebagai faktor kontekstual yang memengaruhi pola penggunaan media. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa multitasking digital merupakan fenomena yang bersifat multidimensional dan berkaitan dengan berbagai mekanisme biopsikososial. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan dengan desain yang lebih komprehensif, serta pengembangan intervensi tindak lanjut yang berfokus pada penggunaan media yang terkontrol dan seimbang untuk mendukung kesejahteraan psikologis remaja.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62651
    Collections
    • Medical Education [2922]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV