Hubungan Multitasking Digital dengan Depresi Pada Remaja: A Scoping Review
Abstract
Latar Belakang: Multitsking digital merupakan fenomena yang sangat umum di
era digital, yang mana mendefinisikan perilaku penggunaan sekurang-kurangnya
satu media pada dua atau lebih tugas pada waktu yang bersamaan. Multitasking
digital dapat memberikan dampak positif maupun negatif, salah satu dampak
negatifnya adalah depresi, khususnya pada remaja.
Tujuan: Memetakan bukti yang ada terkait hubungan multitasking digital dengan
depresi pada remaja.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode scoping review yang mengadaptasi
panduan Reporting Items for Scoping Reviews (PRISMA-ScR) untuk
menganalisis artikel ilmiah yang diambil dari berbagai database seperti PubMed,
Google Scholar, ScienceDirect, dan Springer Link dengan kriteria publikasi pada
tahun 2015-2025, berbahasa Inggris atau Indonesia, serta original article. Proses
seleksi dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu, identifikasi, skrining, eligibilitas,
dan inklusi. Selanjutnya artikel inklusi dianalisis lebih menggunakan tabel
ekstraksi data.
Hasil: Temuan artikel sebanyak dua studi yang memenuhi kriteria inklusi
menggunakan desain cross-sectional. Hasil telaah menunjukkan bahwa
multitasking digital berkaitan dengan peningkatan gejala depresi, baik secara
langsung maupun melalui mekanisme tidak langsung seperti stress digital.
Namun, hubungan tersebut belum dapat diinterpretasikan sebagai hubungan
sebab-akibat karena studi-studi tersebut menggunakan desain cross-sectional.
Jenis kelamin ditemukan tidak ada perbedaan signifikan pada hubungan
tersebut, sedangkan pada usia ditemukan ketidakkonsistenan hasil. Pengawasan
orang tua berperan sebagai faktor kontekstual yang memengaruhi pola
penggunaan media.
Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa multitasking digital merupakan
fenomena yang bersifat multidimensional dan berkaitan dengan berbagai
mekanisme biopsikososial. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan dengan
desain yang lebih komprehensif, serta pengembangan intervensi tindak lanjut
yang berfokus pada penggunaan media yang terkontrol dan seimbang untuk
mendukung kesejahteraan psikologis remaja.
Collections
- Medical Education [2922]
