Show simple item record

dc.contributor.authorAflah, Muhammad
dc.date.accessioned2026-05-18T04:02:39Z
dc.date.available2026-05-18T04:02:39Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62647
dc.description.abstractLatar Belakang: Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat kelainan sekresi atau kerja insulin. Prevalensi DM terus meningkat secara global, di mana Indonesia menempati angka prevalensi sebesar 10,6% pada kelompok usia 20-79 tahun. Di wilayah D.I. Yogyakarta, khususnya Kabupaten Sleman, DM menduduki peringkat keempat penyakit terbanyak. Tingginya angka morbiditas dan risiko komplikasi mikrovaskular serta makrovaskular menuntut penatalaksanaan terapi yang rasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pengobatan pada pasien DM tipe 2 di Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Tujuan: Mendeskripsikan pola pengobatan pasien DM tipe 2 di RSIY PDHI serta menilai hubungan karakteristik pasien dan penyakit dengan jenis obat antidiabetes. Metode: Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian observasional secara cross- sectional dengan desain deskriptif analitik dilakukan dengan mengambil sampel pada RSIY PDHI yang terdiagnosis DM tipe 2 periode Januari-Maret 2025 Hasil: Penelitin ini memiliki total 298 data yang sesuai dengan kriteria inklusi penelitian. Mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan (68,8%) dan berusia produktif ; rata-rata usia adalah 59 tahun. Pasien yang memiliki komorbid berjumlah 199 pasien dengan mayoritas hipertensi primer. Data kadar HbA1c hanya didapatkan pada 18 pasien. Jenis pengobatan terutama dalam bentuk kombinasi obat antidiabetes (39,9%), kombinasi dengan insulin (34,6), dan monoterapi (25,5%). Pemilihan jenis pengobatan pasien berhubungan dengan kadar gula darah sewaktu (GDS) pasien (p = 0,003). Tidak terdapat hubungan jenis pengobatan dengan karakteristik sosiodemografik (jenis kelamin, usia, status asuransi), kadar GDP, HbA1c, dan komorbiditas. Kesimpulan: Pada pasien DM tipe 2 di RSIY PDHI mayoritas berjenis kelamin perempuan dengan usia produktif dan memiliki status asuransi. Terdapat hubungan yang bermakna antara GDS dengan jenis pengobatan pada RSIY PDHI
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectDiabetes Melitus Tipe 2en_US
dc.subjectKarakteristik Pasienen_US
dc.subjectKarakteristik Penyakiten_US
dc.subjectJenis Pengobatanen_US
dc.subjectRSIY PDHIen_US
dc.subjectDiabetes Melitus tipe 2
dc.subjectKarakteristik Pasien
dc.subjectKarakteristik Penyakit
dc.subjectJenis Pengobatan
dc.subjectRSIY PDHI
dc.titleAnalisa Pola Pengobatan pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSIY PDHI Periode Januari - Maret 2025en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22711092


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record