• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisa Pola Pengobatan pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSIY PDHI Periode Januari - Maret 2025

    Thumbnail
    View/Open
    22711092.pdf (1.594Mb)
    Date
    2026
    Author
    Aflah, Muhammad
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat kelainan sekresi atau kerja insulin. Prevalensi DM terus meningkat secara global, di mana Indonesia menempati angka prevalensi sebesar 10,6% pada kelompok usia 20-79 tahun. Di wilayah D.I. Yogyakarta, khususnya Kabupaten Sleman, DM menduduki peringkat keempat penyakit terbanyak. Tingginya angka morbiditas dan risiko komplikasi mikrovaskular serta makrovaskular menuntut penatalaksanaan terapi yang rasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pengobatan pada pasien DM tipe 2 di Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Tujuan: Mendeskripsikan pola pengobatan pasien DM tipe 2 di RSIY PDHI serta menilai hubungan karakteristik pasien dan penyakit dengan jenis obat antidiabetes. Metode: Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian observasional secara cross- sectional dengan desain deskriptif analitik dilakukan dengan mengambil sampel pada RSIY PDHI yang terdiagnosis DM tipe 2 periode Januari-Maret 2025 Hasil: Penelitin ini memiliki total 298 data yang sesuai dengan kriteria inklusi penelitian. Mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan (68,8%) dan berusia produktif ; rata-rata usia adalah 59 tahun. Pasien yang memiliki komorbid berjumlah 199 pasien dengan mayoritas hipertensi primer. Data kadar HbA1c hanya didapatkan pada 18 pasien. Jenis pengobatan terutama dalam bentuk kombinasi obat antidiabetes (39,9%), kombinasi dengan insulin (34,6), dan monoterapi (25,5%). Pemilihan jenis pengobatan pasien berhubungan dengan kadar gula darah sewaktu (GDS) pasien (p = 0,003). Tidak terdapat hubungan jenis pengobatan dengan karakteristik sosiodemografik (jenis kelamin, usia, status asuransi), kadar GDP, HbA1c, dan komorbiditas. Kesimpulan: Pada pasien DM tipe 2 di RSIY PDHI mayoritas berjenis kelamin perempuan dengan usia produktif dan memiliki status asuransi. Terdapat hubungan yang bermakna antara GDS dengan jenis pengobatan pada RSIY PDHI
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62647
    Collections
    • Medical Education [2953]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV