Show simple item record

dc.contributor.authorKarima, Mutia Fudhla
dc.date.accessioned2026-05-18T03:24:04Z
dc.date.available2026-05-18T03:24:04Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62634
dc.description.abstractLatar Belakang: Sindrom metabolik (SM) merupakan sekelompok kelainan metabolik dengan angka kejadian yang cukup tinggi. Akumulasi lemak pada hepar dan kondisi hiperglikemia dapat menyebabkan steatosis pada sel hepar. Daun dewandaru (Eugenia uniflora L.) mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, quercetin, tanin, saponin, dan steroid yang dapat memperbaiki perubahan tersebut. Tujuan Penelitian: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun dewandaru terhadap gambaran histopatologi hepar tikus model sindroma metabolik. Metode Penelitian: Penelitian eksperimental ini menggunakan desain post-test only control group pada bahan biologi tersimpan organ he[par 25 tikus galur Sprague-Dawley yang dibagi dalam 5 kelompok; Kelompok 1 normal, Kelompok 2 model SM tanpa perlakuan, Kelompok 3 model SM dengan telmisartan 8 mg/kg BB, Kelompok 4 model SM dengan ekstrak etanol daun dewandaru 50 mg/kg BB, dan Kelompok 5 model SM dengan ekstrak etanol daun dewandaru 100 mg/kg BB (SM+DD100). Induksi SM dilakukan dengan pemberian diet tinggi lemak dan fruktosa selama 8 minggu. Sel yang diamati adalah sel steatosis yang dicirikan dengan akumulasi lemak pada sel dan pergeseran inti ke tepi. Hasil: Hasil perhitungan sel steatosis didapatkan bervariasi pada tiap kelompok. Nilai median jumlah sel yang mengalami steatosis pada kelompok 1 adalah 0, kelompok 2 adalah 7, kelompok 3 adalah 3, kelompok 4 adalah 3, dan kelompok 5 adalah 1. Analisis jumlah sel steatosis antar kelompok perlakuan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara Kelompok 1 dengan Kelompok 2, Kelompok 1 dengan Kelompok 3, Kelompok 1 dengan Kelompok 4, Kelompok 2 dengan Kelompok 3, Kelompok 2 dengan Kelompok 4, serta Kelompok 2 dengan Kelompok 5 (p<0,05). Selain itu, tidak terdapat perbedaan signifikan antara Kelompok 1 dengan Kelompok 5, Kelompok 3 dengan Kelompok 4, Kelompok 3 dengan Kelompok 5, dan antara Kelompok 4 dengan Kelompok 5. Kesimpulan: Intervensi ekstrak etanol Eugenia uniflora dosis 50 mg/kgBB dan 100 mg/kg BB berpengaruh pada gambaran sel steatosis dalam hepar. Efek perbaikan mulai tampak pada dosis 50 mg/kgbb dan efektif pada dosis 100 mg/kgBB.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectDaun Dewandaruen_US
dc.subjectSteatosisen_US
dc.subjectHeparen_US
dc.subjectSindrom Metaboliken_US
dc.subjectHistologien_US
dc.titlePengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Dewandaru (Eugenia Uniflora L.) Terhadap Gambaran Histologi Hepar Tikus Model Sindrom Metaboliken_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22711207


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record