• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Dewandaru (Eugenia Uniflora L.) Terhadap Gambaran Histologi Hepar Tikus Model Sindrom Metabolik

    Thumbnail
    View/Open
    22711207.pdf (3.718Mb)
    Date
    2025
    Author
    Karima, Mutia Fudhla
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Sindrom metabolik (SM) merupakan sekelompok kelainan metabolik dengan angka kejadian yang cukup tinggi. Akumulasi lemak pada hepar dan kondisi hiperglikemia dapat menyebabkan steatosis pada sel hepar. Daun dewandaru (Eugenia uniflora L.) mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, quercetin, tanin, saponin, dan steroid yang dapat memperbaiki perubahan tersebut. Tujuan Penelitian: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun dewandaru terhadap gambaran histopatologi hepar tikus model sindroma metabolik. Metode Penelitian: Penelitian eksperimental ini menggunakan desain post-test only control group pada bahan biologi tersimpan organ he[par 25 tikus galur Sprague-Dawley yang dibagi dalam 5 kelompok; Kelompok 1 normal, Kelompok 2 model SM tanpa perlakuan, Kelompok 3 model SM dengan telmisartan 8 mg/kg BB, Kelompok 4 model SM dengan ekstrak etanol daun dewandaru 50 mg/kg BB, dan Kelompok 5 model SM dengan ekstrak etanol daun dewandaru 100 mg/kg BB (SM+DD100). Induksi SM dilakukan dengan pemberian diet tinggi lemak dan fruktosa selama 8 minggu. Sel yang diamati adalah sel steatosis yang dicirikan dengan akumulasi lemak pada sel dan pergeseran inti ke tepi. Hasil: Hasil perhitungan sel steatosis didapatkan bervariasi pada tiap kelompok. Nilai median jumlah sel yang mengalami steatosis pada kelompok 1 adalah 0, kelompok 2 adalah 7, kelompok 3 adalah 3, kelompok 4 adalah 3, dan kelompok 5 adalah 1. Analisis jumlah sel steatosis antar kelompok perlakuan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara Kelompok 1 dengan Kelompok 2, Kelompok 1 dengan Kelompok 3, Kelompok 1 dengan Kelompok 4, Kelompok 2 dengan Kelompok 3, Kelompok 2 dengan Kelompok 4, serta Kelompok 2 dengan Kelompok 5 (p<0,05). Selain itu, tidak terdapat perbedaan signifikan antara Kelompok 1 dengan Kelompok 5, Kelompok 3 dengan Kelompok 4, Kelompok 3 dengan Kelompok 5, dan antara Kelompok 4 dengan Kelompok 5. Kesimpulan: Intervensi ekstrak etanol Eugenia uniflora dosis 50 mg/kgBB dan 100 mg/kg BB berpengaruh pada gambaran sel steatosis dalam hepar. Efek perbaikan mulai tampak pada dosis 50 mg/kgbb dan efektif pada dosis 100 mg/kgBB.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62634
    Collections
    • Medical Education [2953]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV