• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Karakteristik Pasien Stroke Hemoragik yang menjalani Rehabilitasi Medis di Kabupaten Bantul

    Thumbnail
    View/Open
    22711168.pdf (2.840Mb)
    Date
    2026
    Author
    Fadhilarifna, Arlan Naufal
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Stroke hemoragik merupakan penyebab kecacatan dan kematian yang signifikan, dengan prevalensi tertinggi di Indonesia berada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Meskipun angka kejadian stroke di Kabupaten Bantul cukup tinggi, tingkat partisipasi pasien dalam program rehabilitasi medis masih memerlukan pemetaan karakteristik yang lebih mendalam untuk optimalisasi layanan. Tujuan Penelitian: Mengetahui karakteristik pasien stroke hemoragik yang menjalani rehabilitasi medis di Kabupaten Bantul berdasarkan data sosiodemografi, klinis, dan profil rehabilitasi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional deskriptif. Data diambil dari rekam medis periode Januari – Desember 2024 di tiga rumah sakit (RSUD Panembahan Senopati, RS UII, dan RS Nur Hidayah). Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Dari total 122 pasien terdiagnosis stroke hemoragik, terdapat 10 subjek yang memenuhi kriteria penelitian. Karakteristik subjek didominasi oleh laki-laki (70%), kelompok usia 50–70 tahun (80%), dan bekerja sebagai buruh (70%). Seluruh subjek mengalami perdarahan intraserebral (100%) dengan defisit neurologis utama berupa hemiparesis (90%) dan hipertensi sebagai komorbiditas utama (60%). Inisiasi rehabilitasi medis rata-rata dimulai pada hari ke-24,3 (fase sub-akut) dengan jenis intervensi terbanyak berupa active exercise (60%). Mayoritas pembiayaan menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional (90%). Simpulan: Karakteristik pasien stroke hemoragik yang menjalani rehabilitasi di Kabupaten Bantul mendapatkan data klinis seluruh pasien mengalami perdarahan intraserebral dengan manifestasi utama berupa hemiparesis dan hipertensi sebagai komorbiditas tertinggi. Profil pelayanan rehabilitasi menunjukkan waktu inisiasi yang berada pada fase sub-akut (rata-rata hari ke-24) dengan fokus intervensi pada active exercise dan pembiayaan yang bergantung pada Jaminan Kesehatan Nasional.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62628
    Collections
    • Medical Education [2953]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV