Show simple item record

dc.contributor.authorFirdauz, Eko Heru
dc.date.accessioned2026-05-16T07:15:42Z
dc.date.available2026-05-16T07:15:42Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/62611
dc.description.abstractTujuan dari penelitian ini adalahmengelompokkan wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk mengetahui karakteristik Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di DIY 2016 pada wilayah yang dikelompokkan. Hal ini diharapkanmampu membantu pemerintah dalam membuat kebijakan tepat guna untuk menyusun regulasi dalam menanggulangi penyandang masalah kesejahteraan sosial di wilayahDIY yang berdampak dengan terwujudnya kehidupan masyarakat yang sejahtera sehingga menciptakan generasi muda yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Analisis cluster yang digunakan menggunakan pendekatan Data Mining dengan metode Self Organizing Maps. Pengelompokan menghasilkan 5 Cluster yang memiliki karakteristik berbeda-beda. Cluster 1 memiliki kakteristik penyandang disabilitas, lanjut usia terlantar dan perempuan rawan sosial ekonomi tinggi, Cluster 2 memiliki karakteristik penyandang disabilitas dan tuna susila tinggi, Cluster 3 memiliki keluarga bermasalah sosial psikologis dan pemulung yang tinggi, Cluster 4 memiliki karakteristik anak jalanan dan penyandang disabilitas yang tinggi, dan Cluster 5 memiliki karakteristik anak berhadapan dengan hukum yang tinggi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectClusteren_US
dc.subjectSelf Organizing Mapsen_US
dc.subjectPenyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)en_US
dc.titlePengelompokan Data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) menggunakan Metode Self-Organizing Maps (Studi Kasus: Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial di DIY Tahun 2016)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM13611170


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record