• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Durasi Terdiagnosis dengan Pola Makan Pada Penderita DM Tipe 2 Berdasarkan Analisis Data SKI 2023

    Thumbnail
    View/Open
    22711147.pdf (3.979Mb)
    Date
    2026
    Author
    Prasetyo, Dhimas Yudho
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan gangguan metabolik yang ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi maupun kerja insulin. Prevalensi DM tipe 2 di Indonesia terus meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk usia dewasa. Perkembangan penyakit ini dipengaruhi oleh faktor yang tidak dapat diubah seperti usia dan riwayat keluarga, serta faktor yang dapat dimodifikasi seperti pola makan dan gaya hidup. Ketidakseimbangan pola makan ditandai tingginya konsumsi makanan berisiko dan rendahnya asupan buah serta sayur dapat memperburuk kontrol glikemik. Selain itu, semakin lama seseorang menderita DM, semakin besar risiko terjadinya komplikasi, khususnya pada pasien dengan kebiasaan konsumsi makanan yang tidak sehat. Hal ini menegaskan peran penting pola makan dalam pencegahan dan pengendalian komplikasi DM tipe 2. Tujuan: Mengetahui hubungan antara lama terdiagnosis DM tipe 2 dengan pola konsumsi makanan dan minuman pada pasien DM tipe 2. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional dengan menganalisis data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dari Kementerian Kesehatan. Analisis dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Variabel yang dikaji mencakup durasi diagnosis DM tipe 2, usia, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan, serta berbagai jenis konsumsi pangan seperti makanan manis, minuman manis, minuman bersoda, minuman berenergi, makanan cepat saji, serealia, umbi berpati, gula dan olahannya, sayur, buah, alkohol, serta kadar HbA1C. Hasil: Sebanyak 6.347 pasien DM tipe 2 dari SKI 2023 dianalisis. Tiga variabel menunjukkan hubungan signifikan dengan durasi DM, yaitu konsumsi makanan manis, sayur, dan umbi berpati. Sementara itu, konsumsi minuman manis, minuman bersoda, minuman berenergi, buah, makanan cepat saji, serealia, dan sirup tidak menunjukkan hubungan signifikan. Kesimpulan: Durasi DM tipe 2 memiliki hubungan dengan konsumsi makanan manis, sayur, dan umbi berpati.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62540
    Collections
    • Medical Education [2860]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV