Hubungan Durasi Terdiagnosis dengan Pola Makan Pada Penderita DM Tipe 2 Berdasarkan Analisis Data SKI 2023
Abstract
Latar belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan gangguan metabolik yang
ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi maupun
kerja insulin. Prevalensi DM tipe 2 di Indonesia terus meningkat seiring
pertambahan jumlah penduduk usia dewasa. Perkembangan penyakit ini
dipengaruhi oleh faktor yang tidak dapat diubah seperti usia dan riwayat keluarga,
serta faktor yang dapat dimodifikasi seperti pola makan dan gaya hidup.
Ketidakseimbangan pola makan ditandai tingginya konsumsi makanan berisiko
dan rendahnya asupan buah serta sayur dapat memperburuk kontrol glikemik.
Selain itu, semakin lama seseorang menderita DM, semakin besar risiko terjadinya
komplikasi, khususnya pada pasien dengan kebiasaan konsumsi makanan yang
tidak sehat. Hal ini menegaskan peran penting pola makan dalam pencegahan dan
pengendalian komplikasi DM tipe 2.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara lama terdiagnosis DM tipe 2 dengan pola
konsumsi makanan dan minuman pada pasien DM tipe 2.
Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional dengan
menganalisis data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dari Kementerian
Kesehatan. Analisis dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Variabel yang dikaji
mencakup durasi diagnosis DM tipe 2, usia, jenis kelamin, status perkawinan,
pendidikan, serta berbagai jenis konsumsi pangan seperti makanan manis,
minuman manis, minuman bersoda, minuman berenergi, makanan cepat saji,
serealia, umbi berpati, gula dan olahannya, sayur, buah, alkohol, serta kadar
HbA1C.
Hasil: Sebanyak 6.347 pasien DM tipe 2 dari SKI 2023 dianalisis. Tiga variabel
menunjukkan hubungan signifikan dengan durasi DM, yaitu konsumsi makanan
manis, sayur, dan umbi berpati. Sementara itu, konsumsi minuman manis,
minuman bersoda, minuman berenergi, buah, makanan cepat saji, serealia, dan
sirup tidak menunjukkan hubungan signifikan.
Kesimpulan: Durasi DM tipe 2 memiliki hubungan dengan konsumsi makanan
manis, sayur, dan umbi berpati.
Collections
- Medical Education [2860]
