Show simple item record

dc.contributor.authorFijra, Fadhilah Ramadhanty
dc.date.accessioned2026-05-13T03:01:14Z
dc.date.available2026-05-13T03:01:14Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62520
dc.description.abstractLatar Belakang: Infeksi dari H. pylori merupakan salah satu masalah kesehatan utama dunia hingga kini dengan angka morbiditas dan mortalitas yang cukup besar. Pengobatan lini pertamanya memerlukan kombinasi antibiotik sehingga meningkatkan risiko resistensi. Kondisi resistensi ini menjadikan H. pylori berada dalam daftar WHO yang diprioritaskan untuk penelitian pengobatan alternatifnya. Oleh kare itu, penggunaan bahan natural mulai dimanfaatkan karena dilaporkan dilaporkan memiliki banyak efek farmakologis. Salah satu bahan yang potensial adalah propolis. penelitian ini eksplorasi aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri dan jenis propolis terhadap infeksi H. pylori. Metode: Penelitian ini menggunakan metode scoping review dengan menggabungkan beberapa penelitian sesuai dengan paduan pencarian Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses extension for Scoping Reviews (PRISMA-ScR) search guide. Pencarian dilakukan pada basis data Scopus, Pubmed, dan ScienceDirect dengan pembatasan tahun publikasi 5 tahun terakhir. Hasil: Dari 9 artikel yang diinklusikan, diketahui bahwa kandungan yang dominan hampir di semua jenis propolis ialah jenis senyawa fenolik. Kandungan ini berperan dalam kerusakan aktivitas seluler dan struktural bakteri. Beberapa propolis kaya akan senyawa fenol yang dilaporkan efektif melawan H. pylori yaitu propolis Korea sebagai antioksidan. selain itu, propolis merah Brasil, propolis Korea, dan propolis Iran efektif sebagai antiinflamasi serta propolis coklat Brasil dan propolis Nepal sebagai antibakteri. Perbedaan potensi dari tiap jenis propolis dipengaruhi beberapa hal seperti kondisi lingkungan dan sumber tanaman yang diambil lebah. Simpulan: Propolis memiliki potensi dalam menekan infeksi H. pylori cukup baik terutama dalam aktivitas menghambat radikal bebas, respon inflamasi, dan kolonisasi bakteri. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memastikan pemanfaatan propolis sebagai terapi penyakit gaster.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleKajian Efek Propolis Sebagai Antioksidan, Antiinflamasi, dan Antibakteri Terhadap Helicobacter Pylori Pada Gaster: A Scoping Reviewen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22711129


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record