• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kajian Efek Propolis Sebagai Antioksidan, Antiinflamasi, dan Antibakteri Terhadap Helicobacter Pylori Pada Gaster: A Scoping Review

    Thumbnail
    View/Open
    22711129.pdf (4.130Mb)
    Date
    2025
    Author
    Fijra, Fadhilah Ramadhanty
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Infeksi dari H. pylori merupakan salah satu masalah kesehatan utama dunia hingga kini dengan angka morbiditas dan mortalitas yang cukup besar. Pengobatan lini pertamanya memerlukan kombinasi antibiotik sehingga meningkatkan risiko resistensi. Kondisi resistensi ini menjadikan H. pylori berada dalam daftar WHO yang diprioritaskan untuk penelitian pengobatan alternatifnya. Oleh kare itu, penggunaan bahan natural mulai dimanfaatkan karena dilaporkan dilaporkan memiliki banyak efek farmakologis. Salah satu bahan yang potensial adalah propolis. penelitian ini eksplorasi aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri dan jenis propolis terhadap infeksi H. pylori. Metode: Penelitian ini menggunakan metode scoping review dengan menggabungkan beberapa penelitian sesuai dengan paduan pencarian Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses extension for Scoping Reviews (PRISMA-ScR) search guide. Pencarian dilakukan pada basis data Scopus, Pubmed, dan ScienceDirect dengan pembatasan tahun publikasi 5 tahun terakhir. Hasil: Dari 9 artikel yang diinklusikan, diketahui bahwa kandungan yang dominan hampir di semua jenis propolis ialah jenis senyawa fenolik. Kandungan ini berperan dalam kerusakan aktivitas seluler dan struktural bakteri. Beberapa propolis kaya akan senyawa fenol yang dilaporkan efektif melawan H. pylori yaitu propolis Korea sebagai antioksidan. selain itu, propolis merah Brasil, propolis Korea, dan propolis Iran efektif sebagai antiinflamasi serta propolis coklat Brasil dan propolis Nepal sebagai antibakteri. Perbedaan potensi dari tiap jenis propolis dipengaruhi beberapa hal seperti kondisi lingkungan dan sumber tanaman yang diambil lebah. Simpulan: Propolis memiliki potensi dalam menekan infeksi H. pylori cukup baik terutama dalam aktivitas menghambat radikal bebas, respon inflamasi, dan kolonisasi bakteri. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memastikan pemanfaatan propolis sebagai terapi penyakit gaster.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62520
    Collections
    • Medical Education [2860]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV