• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Faktor Risiko Derajat Keparahan Asma Pada Pasien Asma Bronkial Dewasa di RS Paru Respira Bantul

    Thumbnail
    View/Open
    22711071.pdf (8.297Mb)
    Date
    2026
    Author
    Qotrunnada, Rezqia Zahra
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Asma bronkial ditandai oleh gejala sesak napas, batuk, mengi, dan rasa berat di dada akibat obstruksi jalan napas yang bersifat reversibel dan hiperresponsivitas bronkus. Derajat keparahan asma dipengaruhi oleh berbagai faktor predisposisi dan presipitasi, seperti jenis kelamin, usia, riwayat atopi, riwayat keluarga, status gizi, paparan alergen, polusi, serta perilaku merokok. Tingginya prevalensi asma di Yogyakarta serta terbatasnya penelitian yang mengkaji hubungan faktor risiko dengan derajat keparahan asma pada pasien dewasa menjadi dasar perlunya penelitian lebih lanjut di Rumah Sakit Paru Respira Bantul. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang dapat memeperberat derajat keparahan asma Metode: Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan dengan menganalisis data rekam medis 67 pasien asma dewasa periode 2022-2023 di RS Paru Respira Bantul. Data diolah menggunakan SPSS dan dilakukan analisis univariat, bivariat dengan uji chi-square, dan multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian menyatakan sebagian besar pasien mengalami asma persisten derajat sedang dan berat (58,2%). Pada analisis bivariat, jenis kelamin perempuan berhubungan signifikan dengan derajat keparahan asma (p=0,022; OR=3,214), demikian pula riwayat keluarga (p=0,019; OR=5,778), riwayat atopi (p=0,002; OR=5,953), dan obesitas (p=0,007; OR=4,050). Variabel usia tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan derajat keparahan asma (p=0,517). Pada analisis multivariat, riwayat keluarga (p=0,017), riwayat atopi (p=0,004), dan obesitas (p=0,05) merupakan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap derajat keparahan asma, sedangkan jenis kelamin tidak lagi menunjukkan pengaruh yang bermakna secara statistik. Kesimpulan: Riwayat keluarga, riwayat atopi, dan obesitas mempengaruhi derajat keparahan asma. Jenis kelamin berpengaruh pada analisis bivariat, tetapi tidak pada analisis multivariat, sedangkan usia tidak berpengaruh terhadap derajat keparahan asma.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62513
    Collections
    • Medical Education [2953]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV