Korelasi Kekerapan dan Asupan Makronutrien dalam Sarapan dengan Lingkar Pinggang pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia
Abstract
Latar Belakang: Obesitas sentral merupakan penumpukan lemak berlebih pada
bagian lemak viseral abdomen. Hal ini terjadi akibat adanya overnutrisi jangka
panjang yang berkaitan dengan asupan zat makronutrien. Mahasiswa kedokteran
memiliki berbagai kegiatan yang cukup padat disertai dengan tuntutan akademik
sehingga seringkali melupakan sarapan. Seseorang yang terbiasa melewatkan
sarapan cenderung untuk mengonsumsi lebih banyak makanan tinggi kalori pada
siang harinya.
Tujuan Penelitian: Mengetahui korelasi kekerapan dan asupan makronutrien
dalam sarapan dengan lingkar pinggang mahasiswa kedokteran.
Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional.
Penelitian ini dilakukan untuk melihat korelasi antara asupan makronutrien dan
kekerapan sarapan terhadap lingkar pinggang.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80.9% responden jarang melakukan
sarapan. Didapatkan 45.2% responden memiliki lingkar pinggang dengan risiko
obesitas sentral, 83.3% pada laki-laki dan 73.5% pada perempuan. Korelasi
signifikan (p=0.003; r=0.36) antara asupan karbohidrat dalam sarapan dengan
lingkar pinggang. Tidak ditemukan korelasi yang siginifkan antara protein
(p=0.077; r=0.21) dan lemak (p=0.066, r=0.22). Korelasi kekerapan sarapan
dengan lingkar pinggang ditemukan tidak signifikan (p=0.234, r=-0.14).
Simpulan: Terdapat korelasi antara asupan karbohidrat dalam sarapan dengan
lingkar pinggang Mahasiswa Kedokteran.
Collections
- Medical Education [2953]
