Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi Ekstrak Etil Asetat Batang Jarak Tintir (Jatropha multifida L.) terhadap MRSA dan Staphylococcus aureus ATCC 26253
Abstract
Jatropha multifida L. merupakan salah satu family Euphorbiaceae yang banyak dimanfaatkan getahnya oleh masyarakat Indonesia untuk mengobati luka dan sebagai antiinflamasi. Jatropha merupakan penghasil senyawa diterpen yang memiliki aktifitas biologis sebagai antitumor, sitotoksik dan antimikroba. Diduga tanaman ini berperan dalam terbentuknya zona hambat pada bakteri gram-positif jenis Staphylococcus seperti Staphylococcus aureus dan MRSA. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya senyawa aktif antibakteri seperti saponin, flavonoid, tannin dan polifenol pada bagian batang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengamati secara visual aktivitas antibakteri dari fraksi ekstrak etil asetat batang Jatropha multifida L. yang paling aktif terhadap Staphylococcus aureus dan MRSA. Digunakan proses ekstraksi soxhletasi untuk mendapatkan ekstrak kental tanaman, dilanjutkan dengan instrumen KLT dan proses fraksinasi dengan KLTP. Penelitian ini menunjukkan bahwa fraksi ekstrak etil asetat batang Jarak Tintir (Jatropha multifida L.) 10.000 ppm yang diujikan dengan metode mikrodilusi memiliki aktivitas antibakteri terhadap MRSA dan Staphylococcus aureus. Senyawa terpenoid, flavonoid, fenolik dan alkaloid menunjukkan aktivitas antibakteri yang baik dalam menghambat bakteri Staphylococcus aureus, sedangkan senyawa terpenoid, flavonoid dan alkaloid paling baik dalam menghambat bakteri MRSA dibanding fenolik. Senyawa alkaloid, terpenoid, dan flavonoid paling baik dalam menghambat kedua bakteri Staphylococcus aureus dan MRSA.
Collections
- Pharmacy [1863]
