Pengendalian Persediaan Probabilistik Berdasarkan Clustering Dynamic Time Warping Pada Periodic Review dan Continuous Review System (Studi Kasus : Retail Batik X di DIY)
Abstract
Industri ritel batik menghadapi dinamika permintaan yang tinggi akibat pengaruh
tren dan faktor musiman sehingga memerlukan pengelolaan persediaan yang efisien
dengan pendekatan probabilistik untuk meminimalkan biaya dan risiko kekurangan
stok. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model pengendalian persediaan
paling optimal pada Ritel Batik X di Yogyakarta dengan mengintegrasikan metode
time series clustering dan model persediaan probabilistik. Pengelompokan produk
dilakukan menggunakan jarak Dynamic Time Warping dan algoritma K-Medoids
yang mampu mengukur kemiripan pola permintaan secara fleksibel serta lebih
robust terhadap outlier. Penentuan jumlah cluster optimum menggunakan metode
elbow, silhouette, dan gap statistics menunjukkan nilai k optimal sebesar 2, yang
menghasilkan dua kelompok utama yaitu cluster 1 terdiri dari 8 produk dengan
volume penjualan tinggi dan cluster 2 terdiri dari 12 produk dengan volume
penjualan rendah. Selanjutnya, perencanaan persediaan pada cluster dengan
permintaan tinggi dilakukan menggunakan metode Periodic Review System dan
Continuous Review System. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pada Periodic
Review System diperoleh ukuran persediaan maksimum sebesar 14 unit dengan
periode pemesanan 0,16 tahun atau sekitar 30 hari, sedangkan pada Continuous
Review System diperoleh ukuran pemesanan optimal sebesar 17 unit dengan titik
pemesanan kembali sebesar 1 unit. Perbandingan total biaya persediaan
menunjukkan bahwa metode Continuous Review System lebih optimal dengan total
biaya sebesar Rp4.482.931 dibandingkan metode Periodic Review System sebesar
Rp4.513.850 sehingga perusahaan dapat menghemat biaya persediaan sebesar
Rp30.919.
Collections
- Statistics [1217]
