| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan sistem pengendalian persediaan
di Retailer Batik XYZ Yogyakarta yang menghadapi masalah ketidakpastian
permintaan dan tingginya biaya operasional akibat kebijakan intuitif. Studi kasus
ini berfokus pada lima jenis produk batik dengan data penjualan periode Januari
hingga Desember 2023. Metode penelitian membandingkan tiga pendekatan, yaitu
kebijakan retailer saat ini, simulasi stokastik menggunakan distribusi probabilistik,
dan simulasi deterministik menggunakan peramalan Metabolic Grey Model.
Optimasi parameter persediaan dilakukan menggunakan Algoritma Evolusioner
pada Sistem P (Periodik) dan Sistem Q (Kontinu) untuk meminimalkan total biaya
persediaan yang mencakup biaya pemesanan, penyimpanan, dan kekurangan stok.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan retailersaat ini menghasilkan biaya
yang tidak efisien. Berdasarkan hasil simulasi, pendekatan deterministik dengan
Sistem P terbukti menjadi metode yang paling efektif dibandingkan pendekatan
lainnya. Metode ini mampu memberikan solusi penghematan biaya total persediaan
yang signifikan dengan menyeimbangkan tingkat ketersediaan stok dan efisiensi
biaya operasional. Kesimpulan utama dari penelitian ini merekomendasikan
penerapan Sistem Periodik berbasis deterministik dengan bantuan komputasi cerdas
sebagai strategi terbaik bagi perusahaan untuk meminimalkan kerugian akibat
kehilangan penjualan dan penumpukan barang. | en_US |