• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Pemberian Ekstrak Akuades Bawang Putih Siung Tunggal (Allium Sativum) Terhadap Kadar LDL Darah Tikus yang diinduksi High Fat Diet

    Thumbnail
    View/Open
    22711060.pdf (2.181Mb)
    Date
    2025
    Author
    Athiya, Naura
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Hiperlipidemia merupakan kondisi yang ditandai dengan peningkatan low-density lipoprotein (LDL). Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 mengenai faktor risiko penyakit kardiovaskular, menunjukkan bahwa sekitar 12% penduduk Indonesia memiliki kadar kolesterol low-density lipoprotein (LDL) yang tergolong tinggi. Dalam pencegahan risiko penyakit kardiovaskular, bawang putih (Allium sativum) sebagai tanaman herbal diketahui berperan penting untuk mengurangi risiko PKVA melalui penurunan kadar kolesterol total, LDL, dan trigliserida karena adanya senyawa organosulfur. Senyawa tersebut berupa S-allylcystein, alliin, dan komponen allyl sulfide yang memiliki efek farmakologis sebagai antihiperlipidemia. Salah satu varietas bawang putih, yaitu bawang putih siung tunggal, menunjukkan kadar alliin yang lebih tinggi daripada bawang putih biasa. Hal ini ditunjukkan dengan angka 411,4 mg/mL dan 360 mg/mL pada bawang putih siung tunggal dan bawang putih biasa berturut- turut. Penelitian yang melihat pengaruh pemberian ekstrak akuades bawang putih siung tunggal terhadap kadar LDL masih terbatas sehingga perlu dilakukan penelitian untuk melihat hal tersebut. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak akuades bawang putih siung tunggal dalam perubahan kadar LDL pada tikus yang diinduksi high fat diet. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain post-test only randomized control group pada sampel darah. Hewan coba yang digunakan adalah tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus) dengan total jumlah hewan coba adalah 14 hewan coba, terbagi menjadi kelompok kontrol (K1) dan kelompok perlakuan (K2). Setelah dilakukan induksi HFD selama 28 hari, selanjutnya intervensi ekstrak akuades bawang putih siung tunggal pada K2 selama 14 hari. Tahap akhir penelitian adalah pengambilan sampel darah tikus dari pleksus retro-orbita dan dilanjutkan analisis serum darah. Hasil: Uji normalitas dari kadar LDL serum darah di K1 dan K2 menunjukkan nilai signifikansi p=0,375 dan p=0,122, yang berarti p>0,05 atau data terdistribusi normal. Selanjutnya, analisis statistika dilakukan untuk mengetahui perbedaan nilai LDL serum darah pada kedua kelompok percobaan dan didapatkan hasil tidak signifikan, yaitu p=0,056 (p>0,05). Kesimpulan: Dari analisis statistika yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa ekstrak akuades bawang putih siung tunggal tidak memiliki pengaruh yang signifikan untuk menurunkan kadar LDL.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62418
    Collections
    • Medical Education [2827]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV