Show simple item record

dc.contributor.authorRahma, Tsania Atika
dc.date.accessioned2026-05-11T03:10:12Z
dc.date.available2026-05-11T03:10:12Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62403
dc.description.abstractLatar belakang : Hiperglikemia merupakan kondisi peningkatan kadar glukosa darah di atas normal yang sering dijumpai pada diabetes melitus. Penggunaan obat antidiabetes seperti metformin efektif namun sering disertai efek samping Salah satu alternatif terapi yang menjanjikan adalah pemanfaatan bahan alami, seperti ekstrak zaitun (Olea europaea), yang diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti oleuropein dan hydroxytyrosol dengan potensi antihiperglikemia melalui mekanisme antioksidan dan peningkatan sensitivitas insulin. Tujuan: Meninjau dan memetakan bukti ilmiah terkait potensi ekstrak zaitun (Olea europaea) sebagai agen antihiperglikemia melalui analisis berbagai penelitian eksperimental dan klinis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode scoping review dengan menganalisis artikel dari database PubMed, Google Scholar, dan Scopus menggunakan kombinasi kata kunci “Olive” OR “Oleuropein” AND “Diabetes mellitus” OR “Hyperglycemia.” Artikel yang diseleksi merupakan original articles berbahasa Inggris dengan desain observasional dan eksperimental yang dipublikasikan antara tahun 2020–2025. Proses seleksi mengikuti panduan Preferred Reporting Items for Scoping Reviews (PRISMA-ScR). Hasil: Dari 1.313 artikel yang ditemukan, 7 memenuhi kriteria inklusi (5 penelitian in vivo dan 2 uji klinis). Hasil menunjukkan bahwa ekstrak zaitun, terutama extra virgin olive oil (EVOO), dapat menurunkan kadar glukosa darah, memperbaiki fungsi sel β pankreas, dan meningkatkan sensitivitas insulin. Pada hewan, dosis 0,45–10 mL/kgBB/hari selama 2–4 minggu efektif menurunkan glukosa, sedangkan pada manusia, konsumsi EVOO 25–52 mL/hari selama 12 minggu menurunkan glukosa puasa dan HbA1c serta meningkatkan hormon inkretin (GLP- 1 dan GIP). Mekanismenya melibatkan efek antioksidan, antiinflamasi, dan stimulasi sekresi insulin. Kesimpulan: Ekstrak zaitun bentuk extra virgin olive oil, memiliki potensi signifikan sebagai agen antihiperglikemia melalui mekanisme antioksidan, antiinflamasi, dan peningkatan sekresi insulin. Hasil ini mendukung pemanfaatan zaitun sebagai terapi komplementer yang aman bagi penderita diabetes melitus tipe 2.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titlePotensi Ekstrak Zaitun (Olea Europaea) Sebagai Antihiperglikemia : A Scoping Reviewen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM22711209


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record