| dc.description.abstract | Saluran irigasi memiliki peran penting dalam sistem distribusi air pertanian, sehingga
efisiensi hidrauliknya perlu dipertahankan agar kinerja saluran tetap optimal. Salah satu faktor utama
yang mempengaruhi efisiensi tersebut adalah nilai kekasaran saluran yang berhubungan dengan
kondisi fisik dinding dan dasar saluran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai kekasaran
saluran Sendang Pitu menggunakan pendekatan persamaan Manning dan Chezy, serta mengevaluasi
efektivitas kapasitas salurannya berdasarkan kondisi eksisting.
Penelitian dilakukan pada Saluran Sekunder Sendang Pitu di Kecamatan Minggir, Kabupaten
Sleman. Data primer diperoleh melalui pengukuran langsung di lapangan meliputi geometri saluran,
kecepatan aliran menggunakan current meter, dan kemiringan dasar menggunakan automatic level
waterpass. Analisis dilakukan dengan dua variasi kondisi pintu air, yaitu terbuka penuh dan tertutup
sebagian, serta dengan dua pendekatan kemiringan, yaitu kemiringan tiap titik dan kemiringan
keseluruhan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil nilai kekasaran Manning (n) berkisar antara 0,030-
0,038, sedangkan koefisien Chezy (C) berkisar antara 23-30. Nilai n pada kondisi pintu tertutup
sebagian lebih besar dibandingkan dengan kondisi pintu terbuka penuh, sedangkan nilai C
menunjukan hubungan terbalik dengan n. Hasil ini lebih besar dari nilai standar literatur untuk
saluran pasangan batu berplester semen, yang mengindikasikan adanya pengaruh vegetasi, endapan
sedimen, serta kerusakan fisik saluran terhadap peningkatan hambatan aliran. Nilai efektivitas
kapasitas saluran rata-rata sebesar 67,88%, yang menandakan bahwa kinerja saluran termasuk dalam
kategori kurang baik dan memerlukan upaya pemeliharaan agar kapasitas hidraulik saluran kembali
optimal. | en_US |