Analisis Stabilitas Lereng dengan Perkuatan Gravity Wall dan Cantilever Wall di Desa Sukaraharja, Cianjur, Jawa Barat
Abstract
Kawasan Desa Sukaraharja, Cianjur, Jawa Barat, memiliki kondisi topografi lereng yang
rentan terhadap keruntuhan, yang dipicu oleh curah hujan tinggi, dan terbukti telah menyebabkan
bencana longsor yang mengganggu akses vital serta keselamatan warga. Berdasarkan hasil analisis
awal yang menunjukkan bahwa nilai Safety Factor (SF) lereng eksisting berada di bawah batas aman
yang disyaratkan (SF < 1,5), penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas lereng dan
merencanakan solusi perkuatan yang efektif. Fokus utama studi adalah membandingkan efektivitas
struktural dua jenis Dinding Penahan Tanah (DPT) yaitu gravity wall dan cantilever wall.
Metode penelitian yang digunakan adalah analisis stabilitas lereng secara komprehensif
dengan mengintegrasikan data parameter tanah aktual yang diperoleh dari pengambilan sampel
lapangan dan laboratorium, termasuk klasifikasi tanah (ML dan OH) serta parameter kuat geser
tanah. Analisis stabilitas dilakukan menggunakan dua pendekatan, yaitu metode Fellenius dan
metode Elemen Hingga (Finite Element Method) dengan perangkat lunak PLAXIS 2D V21.
Evaluasi perkuatan dilakukan secara detail, mencakup pemeriksaan stabilitas eksternal, internal dan
stabilitas global, diuji pada dua kondisi pembebanan yaitu, tanpa beban gempa dan dengan
mempertimbangkan beban gempa pseudo-statik.
Hasil analisis lereng eksisting dikategorikan tidak aman dengan nilai SF sebesar 1,111
(Fellenius) dan 1,057 (PLAXIS 2D V21). Setelah penerapan perkuatan, stabilitas meningkat
signifikan melampaui batas aman minimum yang disyaratkan. Untuk kondisi tanpa beban gempa,
perkuatan gravity wall berhasil menaikkan SF menjadi 2,288, sementara cantilever wall
memberikan nilai, yaitu SF 2,157. Meskipun pada kondisi dengan beban gempa kedua struktur
menunjukkan nilai SF yang mendekati batas kritis (SF gravity wall = 1,295 dan SF cantilever wall
= 1,310), gravity wall dan cantilever wall direkomendasikan sebagai pilihan perkuatan yang efektif
dan efisien untuk penanganan risiko longsor di Desa Sukaraharja karena keduanya telah memenuhi
persyaratan stabilitas sesuai dengan SNI 8460:2017.
Collections
- Civil Engineering [4758]
