• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Perbandingan Metode Nreca dan Fj Mock dalam Kajian Analisis Ketersediaan Air pada Sungai Citanduy dengan Outlet Bendung Manganti (Comparative Analysis of the Nreca and Fj Mock Methods in Assessing Water Availability in the Citanduy River With the Manganti Weir Outlet)

    Thumbnail
    View/Open
    21511071.pdf (25.26Mb)
    Date
    2026
    Author
    Dewantari, Nimaz Azzahra
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Ketersediaan air merupakan aspek penting dalam pengelolaan sumber daya air untuk menunjang kebutuhan manusia seperti irigasi, air konsumsi, perikanan dan lain-lain. Penelitian ini menganalisis debit ketersediaan air di Sungai Citanduy, khususnya pada outlet Bendung Manganti, dengan dua metode yaitu NRECA dan FJ Mock, membandingkan hasil keduanya terhadap debit observasi periode 2014–2024. Penelitian ini bertujuan mengetahui kinerja metode NRECA dan FJ Mock dalam membangkitkan debit sungai berdasarkan data curah hujan tenhgah bulanan selama periode 2014–2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan air berdasarkan data hidrologi dan klimatologi dengan menggunakan dua metode perhitungan debit, yaitu metode NRECA dan FJ Mock. Data yang digunakan meliputi data klimatologi dari Stasiun Majenang (2014–2024), data curah hujan dari dua stasiun yaitu Stasiun Majenang dan Stasiun Cisayong, data debit observasi periode 2014–2024, pemetaan Daerah Tangkapan Air (DTA). Tahapan penelitian diawali dengan studi pustaka untuk memperoleh landasan teori dan metode yang relevan, kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan data yang diperlukan. Analisis debit dilakukan menggunakan kedua metode tersebut untuk memperoleh debit simulasi dengan dua pendekatan kalibrasi, yaitu kalibrasi per tahun dan kalibrasi awal tahun. Hasil debit simulasi selanjutnya dibandingkan dengan data debit observasi untuk menilai tingkat kesesuaian masing-masing metode terhadap kondisi sebenarnya. Hasil analisis debit ketersediaan air di Bendung Manganti menunjukkan bahwa kedua metode, NRECA dan FJ Mock, memiliki kinerja yang sangat baik dalam merepresentasikan debit observasi. Pada kalibrasi per tahun, metode NRECA mencapai nilai Nash-Sutcliffe Efficiency (NSE) sebesar 0,99, koefisien korelasi 0,77, dan kesalahan relatif –0,02%, menunjukkan hasil simulasi yang stabil, akurat, dan hampir sama dengan kondisi debit observasi. Metode FJ Mock pada kalibrasi per tahun juga menunjukkan NSE 0,97, koefisien korelasi 0,73, dan kesalahan relatif 0,12%, dengan kemampuan yang lebih adaptif dalam menangkap variasi debit, terutama puncak debit saat hujan tinggi. Pada kalibrasi awal tahun, nilai NSE sedikit menurun menjadi 0,95 untuk NRECA dan 0,95 untuk FJ Mock, namun koefisien korelasi meningkat masing-masing menjadi 0,82 dan 0,81, menandakan hubungan linear yang lebih kuat antara debit simulasi dan observasi. Secara keseluruhan, metode FJ Mock dengan kalibrasi awal tahun dinilai paling representatif dan efisien untuk membangkitkan debit ketersediaan air di Bendung Manganti karena mampu menyeimbangkan akurasi dan respon dinamis terhadap fluktuasi hidrologi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62255
    Collections
    • Civil Engineering [4758]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV