• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Faktor Risiko Tuberkulosis menggunakan Regresi Logistik Berbasis Desain Survei Kompleks dengan Penanganan Data Hilang (Studi Kasus: Data SKI 2023 di Provinsi Jawa Barat)

    Thumbnail
    View/Open
    21611088.pdf (3.722Mb)
    Date
    2025
    Author
    Efendi, Afghan Al Malik
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tuberkulosis (TBC) merupakan masalah kesehatan global yang serius, dengan Indonesia menempati peringkat kedua tertinggi di dunia dan tren insidensi yang terus meningkat, khususnya di Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor risiko TBC di Jawa Barat dengan menerapkan regresi logistik berbasis desain survei kompleks yang dilengkapi penanganan data hilang, menggunakan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Tantangan metodologis utama meliputi missing data serta struktur desain survei yang kompleks, termasuk stratifikasi, klaster, dan pembobotan. Tahap awal penelitian melibatkan evaluasi tiga metode imputasi, yaitu Simple Imputation, Bayesian Ridge, dan Random Forest, dengan hasil validasi menunjukkan Random Forest memiliki performa terbaik (MAPE = 9,2% rata-rata F1-Score =0,45) dan dipilih untuk menangani missing data. Selanjutnya, dilakukan pemodelan regresi logistik berbobot survei yang menunjukkan bahwa model regresi logistik berbasis desain survei kompleks memiliki kalibrasi baik (Uji Archer-Lemeshow, p=0,927) dan kemampuan diskriminasi memadai (AUC=0,736). Faktor risiko signifikan meliputi riwayat kontak serumah dengan penderita TBC (OR=15,22), komorbiditas diabetes melitus (OR=4,85), preferensi berobat ke rumah sakit (OR=5,90), pendidikan rendah (OR=3,28), status gizi kurus/underweight (OR=1,89), dan kurangnya aktivitas olahraga (OR=1,63). Sebaliknya, status pekerjaan informal atau tidak bekerja dan usia muda (<15 tahun) bersifat protektif. Penggunaan regresi logistik berbasis desain survei menyebabkan pergeseran nilai koefisien akibat penerapan bobot sampel dan struktur desain, serta membesarnya standard error karena korelasi intra-klaster dalam data, sehingga estimasi dapat mengakomodasi populasi. Sehingga, pengabaian desain survei dan pembobotan pada data dengan struktur kompleks dapat menghasilkan estimasi dan inferensi yang kurang akurat. Temuan ini dapat menjadi dasar strategi intervensi yang valid untuk menurunkan kasus TBC di Provinsi Jawa Barat.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62236
    Collections
    • Statistics [1220]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV