Lokalisasi Undang - Undang Hak Hewan Turki No.5199 dari Kerangka Direktif 98/58/EC Uni Eropa
Abstract
Penelitian ini mengkaji proses adopsi Undang-Undang Perlindungan Hak
Hewan di Turki yang melibatkan interaksi antara norma internasional, khususnya
dari Uni Eropa, dan konteks lokal Turki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
meskipun Turki telah melakukan upaya signifikan untuk menyelaraskan kebijakan
domestik dengan standar internasional, seperti disahkannya Undang-Undang No.
5199 pada tahun 2004 dan revisinya pada 2021 dan 2024, implementasi norma-
norma tersebut tetap menghadapi tantangan. Beberapa tantangan utama mencakup
ketidaksesuaian dengan realitas sosial, resistensi budaya, dan pengawasan yang
lemah. Proses norm localization yang dijelaskan oleh Acharya terlihat jelas, di
mana norma kesejahteraan hewan dari Uni Eropa diadaptasi secara selektif untuk
memenuhi kebutuhan domestik. Meskipun ada kemajuan, seperti penguatan sanksi
pidana dan pengakuan terhadap hewan sebagai makhluk hidup yang berhak
dilindungi, kebijakan kontroversial seperti euthanasia bagi hewan liar masih
menjadi topik yang bertentangan dengan pendekatan lebih humanis yang
diterapkan di Uni Eropa. Oleh karena itu, meskipun terdapat kemajuan,
implementasi kebijakan perlindungan hak hewan di Turki memerlukan
penyesuaian lebih lanjut untuk mencapai keselarasan penuh dengan standar
internasional.
Collections
- International Relations [926]
