Evaluasi Haisl-Hasil Penelitian di Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama Republik Indonesia (Studi Analisis Konten terhadap Laporan Hasil Penelitian di Badar Litbang dan Diklat Departemen Agama Republik Indonesia)
Abstract
Litbang dan Diklat Departemen Agama Republik Indonesia merupakan salah satu lembaga penelitian di lingkungan Departemen Agama Republik Indonesia yang mempunyai taggungjawab terhadap terlaksananya kinerja Departemen Agama dan berbagai permasalahan keagamaan di Indonesia. Oleh karena itu lembaga ini harus memilki kualitas yang bagus untuk dapat menghasilkan hasil-hasil penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh Departemen Agama dan masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan: (a)Untuk mengetahui kualitas penelitian Di Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama Republik Indonesia. (b)Untuk mengetahui keterlaksanaan program yang mengacu pada visi dan misi Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama Republik Indonesia. (c)Untuk mengetahui perkembangan penelitian di Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif evaluatif, yaitu pendeskripsian data berdasarkan hasil evaluasi. Sampel penelitian ini adalah laporan penelitian, yang diambil sebanyak 30 laporan penelitian dari keseluruhan laporan penelitian yang ada di Badan Litbang dan Diklat. Penelitian ini akan dianalisis menggunakan metode analisis konten. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini antara lain Chek list kriteria sebagai instrumen utama, wawancara, dan observasi. Berdasarkan hasil data dan analisis dapat diketahui bahwa kualitas hasil penelitian di Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama Republik Indonesia sejak tahun 2002 sampai dengan 2006 dikategorikan baik. Walaupun demikian, Badan Litbang dan Diklat belum memiliki sebuah panduan khusus untuk melakukan penelitian yang dapat dijadikan sebagai alat kontrol untuk dapat mempertahankan kualitas penelitiannya. Ini menyebabkan hasil penelitian di Badan Litbang dan Diklat tidak memilki format dan metodologi yang tetap, sehingga tidak memiliki standar mutu. Program penelitian yang dilakukan oleh Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama Republik Indonesia telah mencapai tujuan berdasarkan visi dan misi, yaitu terlaksananya kebijakan pembangunan agama berbasis hasil penelitian yang berkualitas, serta meningkatkan kualitas hasil penelitian dan pengembangan kehidupan beragama, pendidikan agama dan keagamaan, dan lektur keagamaaan berdasarkan Keputusan Kepala Badan Litbang dan Diklat Nomor: BD/647.A/2005, Dari segi kualitas penelitian, Badan Litbang dan Diklat telah mengalami perkembangan yang relatif bagus. Tetapi secara administratif, penelitian di Badan Litbang dan Diklat belum memenuhi standar kualitas.
Collections
- Master of Islamic Studies [1770]
Related items
Showing items related by title, author, creator and subject.
-
Pusat Penelitian & Pengembangan Salak Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman DIY Penekanan pada Wadah Fisik yang Dapat Menampung Kegiatan Penelitian & Kegiatan Wisata
Kunto Swandono, 94340148 (Universitas Islam Indonesia, 1998)Untuk menjamin kesinambungan pembangunan pertanian, usaha penelitian dan pengembangan teknologi pertanian yang sesuai dengan kebutuhan petani perlu dilanjutkan dan ditingkatkan. Salah satu potensi hasil pertanian di Propinsi ... -
Pusat Penelitian, Pengembangan dan Informasi Geologi Karangsambung Sadang Kebumen Aktivitas Penelitian, Pengembangan dan Informasi Geologi Sebagai Pembentuk Citra Bangunan
Heru Dwiatmanto, 01512065 (Universitas Islam Indonesia, 2006)Bidang keilmuan geologi merupakan bidang keilmuan yang mencakup tentang bumi sebagai obyeknya, mulai dari permukaan (crust) hingga ke inti (core) bumi. Kegiatan geologi di Indonesia telah ada semenjak abad 19 atau semenjak ... -
Gedung Penelitian dan Pengembangan Lingkungan di Yogyakarta Perencanaan dan Perancangan Bangunan Penelitian dengan Penampilan Bentuk Citra Futuristik
Tri Widiantoro, 91340018 (Universitas Islam Indonesia, 1997)Perkembangan industri berat di Indonesia tidak bisa ditawar-tawar lagi. Apalagi dalam mengejar program pembangunan menjadi negara industri baru serta ketertinggalanya pada bidang perekonomian dibandingkan dengan ...
