• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pusat Penelitian & Pengembangan Salak Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman DIY Penekanan pada Wadah Fisik yang Dapat Menampung Kegiatan Penelitian & Kegiatan Wisata

    Thumbnail
    View/Open
    94340148 Kunto Swandono.pdf (7.646Mb)
    Date
    1998
    Author
    Kunto Swandono, 94340148
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Untuk menjamin kesinambungan pembangunan pertanian, usaha penelitian dan pengembangan teknologi pertanian yang sesuai dengan kebutuhan petani perlu dilanjutkan dan ditingkatkan. Salah satu potensi hasil pertanian di Propinsi DIY adalah salak. Sesuai dengan hal tersebut perlu upaya perbaikan budidaya tanaman salak, baik melalui teknik budidaya konvensional maupun dengan rekayasa teknologi. Untuk mendukung pelaksanaan budidaya konvensional maupun rekayasa teknologi, maka dibutuhkan suatu wadah fisik Pusat Penelitian dan Pengembangan Salak di lokasi Agrowisata Salak Pondoh. Penulisan ini bertujuan untuk merencanakan dan merancang suatu wadah fisik Pusat Penelitian dan Pengembangan Salak yang dapat memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada. Serta dapat menciptakan wadah yang sesuai dengan fungsi, karakteristik kegiatan penelitian dan wisata. Permasalahan dalam wadah fisik Pusat Penelitian dan Pengembangan Salak adalah bagaimana menciptakan sirkulasi yang mampu menghubungkan ruang menjadi satu alur kegiatan, yaitu antara kegiatan penelitian dan kegiatan wisata. Dan bagaimana menciptakan performansi ruang yang mampu memberikan kenyamanan hubungan visual antara kedua kegiatan tersebut. Sirkulasi yang mampu menghubungkan satu aIur pergerakan kegiatan antara kedua kegiatan tersebut dapat dicapai dengan alur pergerakan linier. Sirkulasi peneliti dan wisata dapat berhubungan secara langsung sehingga pengunjung/ wisatawan dapat menikmati atau melihat tahapan-tahapan dari kegiatan penelitian. Performansi ruang yang mampu memberikan kenyamanan hubungan visual antara kegiatan penelitian dan kegiatan wisata dapat dicapai dengan penciptaan lantai yang ditinggikan, penciptaan jalur penikmatan visual dengan menembus dan menyamping, serta penggunaan bahan material dari kaca sehingga obyek dapat dilihat dengan jelas.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/20137
    Collections
    • Architecture [3988]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV