Show simple item record

dc.contributor.authorKirani, Shinta Diva
dc.date.accessioned2026-05-07T03:43:16Z
dc.date.available2026-05-07T03:43:16Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/62134
dc.description.abstractKereta Api Joglosemarkerto adalah salah satu layanan transportasi umum yang dimiliki oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Kereta tersebut memulai operasinya pada tanggal 1 Desember 2018 dan merupakan hasil penggabungan antara layanan KA Joglokerto (Solo – Purwokerto) dan layanan KA Kamandeka (Purwokerto – Semarang). Pada penelitian terdahulu menunjukkan bahwa kinerja Kereta Api Joglosemarkerto masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada aspek ketepatan waktu, okupansi, dan kenyamanan lanyanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja operasional, standar pelayanan minimum (SPM), dan kepuasan penumpang Kereta Api Joglosemarkerto dalam rangka menyelesaikan permasalahan terkait standar pelayanan. Pada penelitian ini, data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada penumpang kereta api. Data sekunder didapat dari PT. KAI (Persero) DAOP VI yang digunakan untuk menghitung kinerja operasional Kereta Api Joglosemarkerto dengan aspek load factor, waktu tunda, waktu tempuh, dan waktu henti. Evaluasi kinerja pelayanan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2019 dan pengukuran tingkat kepuasan penumpang terhadap pelayanan menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Hasil kinerja operasional menunjukkan bahwa load factor, waktu tunda, waktu tempuh, dan waktu henti sudah memenuhi acuan yang ditetapkan. Nilai load factor tertinggi terjadi pada bulan April dan Desember Tahun 2024 karena dipengaruhi oleh musim liburan besar. Selisih antara waktu tempuh aktual dan rencana sangat kecil dan masih berada dalam batas toleransi yang ditetapkan. Waktu tunda tertinggi terjadi pada hari Minggu yaitu sebesar 1,6 menit dan waktu henti rata-rata sebesar 5 - 11 menit. Pelayanan pada KA Joglosemarkerto sebagian besar telah memenuhi standar baik itu di aspek pelayanan di stasiun maupun di dalam kereta, namun masih terdapat indikator pelayanan tertentu khususnya pada aspek keselamatan dan kesetaraan yang belum terpenuhi secara optimal. Hasil TCR yang didapat sebesar 86% sehingga tingkat kepuasan berada dalam kategori sangat puas.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKereta APIen_US
dc.subjectKinerja Operasionalen_US
dc.subjectKinerja Pelayananen_US
dc.subjectKuantitatif Deskriptifen_US
dc.titleEvaluasi Kinerja Operasional dan Kepuasan Penumpang Kereta API Joglosemarkertoen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20511406


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record