| dc.description.abstract | Kereta Api Joglosemarkerto adalah salah satu layanan transportasi umum yang dimiliki
oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Kereta tersebut memulai operasinya pada tanggal 1
Desember 2018 dan merupakan hasil penggabungan antara layanan KA Joglokerto (Solo –
Purwokerto) dan layanan KA Kamandeka (Purwokerto – Semarang). Pada penelitian terdahulu
menunjukkan bahwa kinerja Kereta Api Joglosemarkerto masih menghadapi berbagai kendala,
terutama pada aspek ketepatan waktu, okupansi, dan kenyamanan lanyanan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengevaluasi kinerja operasional, standar pelayanan minimum (SPM), dan kepuasan
penumpang Kereta Api Joglosemarkerto dalam rangka menyelesaikan permasalahan terkait standar
pelayanan.
Pada penelitian ini, data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada
penumpang kereta api. Data sekunder didapat dari PT. KAI (Persero) DAOP VI yang digunakan
untuk menghitung kinerja operasional Kereta Api Joglosemarkerto dengan aspek load factor, waktu
tunda, waktu tempuh, dan waktu henti. Evaluasi kinerja pelayanan mengacu pada Peraturan Menteri
Perhubungan Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2019 dan pengukuran tingkat kepuasan
penumpang terhadap pelayanan menggunakan metode kuantitatif deskriptif.
Hasil kinerja operasional menunjukkan bahwa load factor, waktu tunda, waktu tempuh,
dan waktu henti sudah memenuhi acuan yang ditetapkan. Nilai load factor tertinggi terjadi pada
bulan April dan Desember Tahun 2024 karena dipengaruhi oleh musim liburan besar. Selisih antara
waktu tempuh aktual dan rencana sangat kecil dan masih berada dalam batas toleransi yang
ditetapkan. Waktu tunda tertinggi terjadi pada hari Minggu yaitu sebesar 1,6 menit dan waktu henti
rata-rata sebesar 5 - 11 menit. Pelayanan pada KA Joglosemarkerto sebagian besar telah memenuhi
standar baik itu di aspek pelayanan di stasiun maupun di dalam kereta, namun masih terdapat
indikator pelayanan tertentu khususnya pada aspek keselamatan dan kesetaraan yang belum
terpenuhi secara optimal. Hasil TCR yang didapat sebesar 86% sehingga tingkat kepuasan berada
dalam kategori sangat puas. | en_US |