• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Dissertations
    • Doctor of Economics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Dissertations
    • Doctor of Economics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Dampak Daya Saing Terhadap Efisiensi dan Implikasinya pada Stabilitas Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) di Indonesia

    Thumbnail
    View/Open
    22931016.pdf (2.924Mb)
    Date
    2025
    Author
    Pamikatsih, Mutia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini menganalisis dinamika daya saing, efisiensi, dan stabilitas pada Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah menguji validitas model Structure-Conduct-Performance (SCP), Efficiency-Risk Hypothesis (ERH), serta implikasinya terhadap pemenuhan Hifz al- Mal (Pemeliharaan Harta) dalam kerangka Maqasid Syariah. Metode kuantitatif regresi panel statis, dimoderasi oleh karakteristik BPRS (Kepemilikan, Ukuran, dan Lokasi), digunakan untuk menganalisis 154 BPRS dari tahun 2015 hingga 2023. Efisiensi diukur menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA), daya saing dengan Indeks Lerner, dan stabilitas dengan Z-Score. Hasil penelitian agregat mengonfirmasi adanya trade-off Efficiency-Risk (Efisiensi -> Stabilitas Negatif), menegaskan dominasi ERH. Ini membuktikan adanya risk-shifting conduct di mana Itqan (profesionalisme/efisiensi) digunakan sebagai modal untuk agresivitas pembiayaan, yang secara mendasar merusak prinsip Ikhtiyat (kehati-hatian) dan Wiqayah. Kebaruan utama penelitian ini terletak pada penyediaan bukti empiris mengenai dualisme conduct BPRS, secara spesifik menunjukkan bagaimana Kepemilikan dan Ukuran bertindak sebagai moderator dominan yang menentukan apakah tekanan pasar mengarah pada stabilitas atau kerapuhan, yang diinterpretasikan melalui lensa Maqasid Syariah. Analisis komparatif mengungkapkan bahwa dampak Indeks Lerner dimoderasi secara tajam: Daya saing rendah (economic rents tinggi) memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Efisiensi (mendukung SCP), terutama pada BPRS Swasta, menegaskan bahwa rents esensial untuk mendanai Itqan sebagai wujud Fastabiqul Khairat. Yang paling krusial, Daya saing rendah yang sama secara kuat meningkatkan Stabilitas pada BPRS Milik Pemerintah dan BPRS Besar (mendukung Franchise Value Theory dan Competition-Stability Hypothesis). Sebaliknya, daya saing tinggi memiliki efek negatif signifikan terhadap Stabilitas BPRS Kecil (mengonfirmasi Competition-Fragility Hypothesis). Penelitian ini menyimpulkan bahwa BPRS Swasta didominasi oleh risiko laba (melanggar Ikhtiyat), sementara BPRS Pemerintah didominasi oleh disiplin mandat (menjaga Hifz al-Mal). Oleh karena itu, regulasi harus bersifat diferensiasi, menuntut penegakan disiplin Ikhtiyat yang ketat, terutama melalui upaya konsolidasi yang terarah, untuk menjamin operasional BPRS yang adil dan sepenuhnya selaras dengan tujuan utama Maqasid Syariah.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62098
    Collections
    • Doctor of Economics [100]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV