• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Economics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Economics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pemodelan Financial Deepening di Indonesia

    Thumbnail
    View/Open
    22918018.pdf (2.430Mb)
    Date
    2025
    Author
    Rohmah, Latifur
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Purchasing Managers’ Index (PMI), inflasi, suku bunga, dan Indeks Produksi Industri (IPI) terhadap Financial Deepening di Indonesia melalui metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Penerapan metode ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi dinamika jangka pendek dan jangka panjang antar variabel makro ekonomi yang memengaruhi kedalaman sistem keuangan nasional. Penelitian ini menggunakan data runtun waktu yang mencakup periode terkini, dengan serangkaian uji diagnostik yang meliputi uji ADF, Bound test, LM, dan CUSUM untuk memastikan validitas model. Hasil estimasi mengindikasikan bahwa PMI memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Financial Deepening, temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas manufaktur mampu memperkuat intermediasi keuangan melalui ekspansi pembiayaan dan kredit. Inflasi berpengaruh negatif signifikan dengan Lag satu periode, menandakan bahwa tekanan harga menurunkan kedalaman keuangan secara tertunda. Suku bunga berpengaruh positif signifikan, mencerminkan bahwa kenaikan tingkat bunga mendorong peningkatan tabungan masyarakat di lembaga keuangan formal. Sementara itu, IPI berpengaruh positif namun tidak signifikan, menunjukkan bahwa kontribusi sektor industri terhadap pendalaman keuangan masih terbatas. Hasil dari uji Bound test menunjukkan tidak ada hubungan jangka panjang yang signifikan antarvariabel, sehingga pengaruh yang ditimbulkan tersebut bersifat jangka pendek. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendalaman keuangan di Indonesia lebih sensitif terhadap faktor moneter dan siklus bisnis jangka pendek dibandingkan faktor struktural jangka panjang. Oleh karena itu, kebijakan stabilisasi inflasi, penguatan sektor manufaktur, dan pengelolaan suku bunga yang seimbang diperlukan untuk memperdalam sistem keuangan secara berkelanjutan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62087
    Collections
    • Economics [2656]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV