• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Evaluasi Kinerja Simpang 4 Blok O Ringroad Timur dengan Menggunakan Metode Pkji 2023 dan Pemodelan Mikrosimulasi dengan PTV VISSIM

    Thumbnail
    View/Open
    21511120.pdf (5.816Mb)
    Date
    2025
    Author
    Rizky, Ramadhana Alvino
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Simpang 4 APILL Blok O merupakan titik temu antara Jalan Majapahit, Jalan Maguwo, dan Jalan Gedongkuning di Kabupaten Bantul yang sering mengalami kemacetan tinggi. Kondisi ini disebabkan oleh tingginya mobilitas di kawasan komersial sekitar, sehingga tingkat pelayanan simpang pada kondisi eksisting berada pada kategori F. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja operasional Simpang 4 Blok O, menentukan nilai derajat kejenuhan, panjang antrean, dan tundaan, serta mengestimasi dampak ekonomi dan lingkungan melalui perhitungan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan emisi gas buang kendaraan. Analisis kinerja simpang dilakukan dengan mengumpulkan data primer melalui survei lapangan pada hari Sabtu dan Senin. Data dianalisis menggunakan metode manual berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023) dan formulasi LAPI-ITB untuk menghitung beban emisi gas buang (CO, NO2, HC, SO2, PM10, dan CO2). Penelitian ini juga menggunakan pemodelan mikrosimulasi PTV VISSIM yang divalidasi dengan indikator Geoffrey E. Havers (GEH) untuk memastikan akurasi model terhadap kondisi riil di lapangan. Analisis kondisi eksisting menunjukkan kinerja buruk dengan derajat kejenuhan (DJ) rata- rata 1,112, tundaan 510,73 detik/smp, dan antrean sepanjang 511 meter, yang memicu kerugian emisi sebesar Rp2.230.643.244. Dari empat skenario yang diuji, alternatif keempat merupakan solusi paling efektif yang berhasil menurunkan nilai DJ rata-rata menjadi 0,792, tundaan menjadi 503,64 detik/smp, serta panjang antrean menjadi 504 meter. Skenario ini juga mereduksi biaya kerugian emisi menjadi Rp1.923.948.521 melalui penurunan konsumsi BBM. Meskipun parameter teknis membaik, tingginya volume kendaraan menyebabkan tingkat pelayanan simpang (LOS) pada jam puncak tetap berada pada kategori F.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/62065
    Collections
    • Civil Engineering [4758]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV